Aceh, Juni 2011. "Kamu cantik banget, sejak pertama kali kita bertemu yang ada dipikiranku saat itu adalah, apakah benar dihadapanku itu seorang manusia? Karena parasnya saja bahkan membuat para bidadari iri dengannya." Gadis berkerudung itu merasakan hawa panas menyusuri pipinya. Bibirnya tidak tahan untuk tidak membentuk sebuah senyuman. "Bang Rega terlalu berlebihan." "Aku berkata yang sebenarnya Kayla. Kalau tidak percaya, perlu kubawakan cermin besar untukmu?" Kayla menggeleng sambil terus menatap ke arah danau yang tampak tenang. Ya, sudah 2 minggu ini ia dekat dengan sepupunya Gista. Lelaki itu duluan lah yang meminta kontak Kayla pada Gista. Dan Gista yang mengerti maksudnya langsung mengiyakan saja. Dan hubungan mereka masih seperti berteman. Bahkan Kayla tidak ragu lagi me

