7. Makan Malam Canggung

1512 Words

Rita berdiri kaku di koridor rumah sakit yang sepi, tangannya menggenggam ponsel dengan sangat erat. Kabar dari dokter baru saja dia terima, ayah mertuanya bisa dipindahkan dari ICU, tapi kondisi masih sangat rentan. Sehingga mereka harus menunggu sampai kondisinya stabil. "Terima kasih, Dokter," ucap Rita dengan suara yang sedikit bergetar, mengangguk hormat sebelum dokter itu berbalik pergi. "Apa kata dokter, Rita?" Rita menoleh, menemukan Dina, ibu mertuanya, berdiri dengan wajah pucat dan mata sembap. Tubuh renta wanita itu tampak goyah. Dengan sigap Rita meraih lengannya, menuntunnya duduk di kursi besi yang dingin dan berjejer di dinding. "Kondisi ayah masih kritis, Bu." Rita memilih kata-kata dengan hati-hati, menatap telapak tangannya sendiri. "Tapi dokter bilang ada kemajuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD