Bab 14

2868 Words

Ponsel Reyhan yang tergeletak di atas nakas berdering, kami sedang berpakaian setelah mandi bersama yang panas, liar, dan erotis yang kami lakukan. Kulihat Reyhan mengerutkan keningnya lalu menjawab teleponnya. "Ya, apa? Pesta? ... oh yaa, maaf aku lupa, ya, baiklah." Lalu ia menatapku saat panggilan itu berakhir, aku menatapnya dengan tatapan bertanya. "Kau lupa kalau kita harus datang ke pesta ulang tahun pernikahan Atika malam ini," ingatkannya padaku, mataku memejam, ya, aku lupa. Kuhembuskan nafas beratku, aku telah menyanggupi akan datang, aku mengangguk sambil melipat bibirku ke dalam mulutku. "Ok, kita akan datang malam ini, aku juga lupa dengan itu." Kemudian melenggang ke wall in closet milikku bersama Reyhan, meraih salah satu dress brokat selutut berwarna biru pucat, kemud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD