SALAH TAFSIR

1708 Words

Sepanjang perjalan pulang, suasana mobil hening. Tak ada satupun di antara mereka bertiga yang mau membuka suara. Hal itu membuat Rindu merasa canggung. Ashraf melirik tangan Rindu yang saling meremas, sudah menjadi kebiasaan Rindu sejak kecil jika gugup akan meremas tangannya sendiri. "Setelah lulus Aliya, apa rencana kamu selanjutnya?" tanya Ashraf yang ingin mencairkan suasana canggung di dalam mobil, ia tak ingin larut dalam kesedihan yang membuat Rindu makin tak nyaman karena sikapnya. Tatapan matanya masih fokus ke jalanan depan. "Kak Ashraf ngomong sama aku?" tanya Rindu dengan polosnya karena tak fokus dengan pertanyaan Ashraf. Ashraf menoleh pada Rindu yang duduk di sebelahnya, seraya menyunggingkan senyum dengan manisnya. "Memangnya siapa lagi di sini yang lulusan Aliyah kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD