Yona merasakan tatapan tidak senang dari Alfredo ketika dia tengah berkemas untuk segera pulang karena jam kantor memang sudah selesai. Sementara pemuda itu tampak tengah berdiri di ujung koridor dengan gawai di telinganya, dan tangan lainnya di saku celana. Yona kembali memasukkan barangnya ke dalam tas, sesekali melirik ke arah Alfredo yang langsung membuang wajah saat tatapan mereka beradu, membuat Yona mendengkus dan mengatai bosnya itu kekanakan. Tentu saja di dalam hati. Setelah selesai, karena membereskan barang tidak membutuhkan waktu yang lama. Yona yang berniat izin pulang lantas menunggu Alfredo selesai dengan teleponnya tiba-tiba saja semakin kesal karena sepertinya Alfredo memang sengaja berlama-lama mengobrol di telepon seolah dia benar-benar sibuk. Yona melihat jarun j

