bc

Dendam Setiaku

book_age16+
238
FOLLOW
1K
READ
revenge
others
bisexual
heavy
like
intro-logo
Blurb

Yona Evangelista berharap untuk setia pada pilihannya yang terakhir. Dia tidak ingin lagi kembali mengenal cinta dari awal karna itu sungguh melelahkan baginya. Yona berusaha dan berjuang untuk tetap mempertahankan hubungannya dengan Riko Pratama, yang akan menemaninya di pelaminan dan menua bersama sampai maut memisahkan.

Ditengah rumah tangganya yang menurutnya akan berakhir bahagia, hadir kekasih masa lalu Riko dan mulai meruntuhkan rumah tangga mereka.

Apakah Yona akan tetap pada kesetiaannya?

Apakah Yona akan tetap memperjuangkan Riko sampai maut memisahkan seperti yang diharapkannya?

chap-preview
Free preview
Bagian 1
Yona yang baru saja di pindahkan ke tempat kerjanya yang baru, harus mengadaptasikan dirinya dengan suasana dan teman yang baru. Bagi seorang Yona yang pandai bergaul dan humoris, bukan hal yang sulit untuk mendapatkan teman. Sudah sebulan Yona bekerja di tempat yang baru, dan dia nyaman bekerja disana. Yona berlari menghampiri teman-temannya yang sudah lebih dulu tiba. "Hai guys, apa kalian merindukan ku?" Kata Yona mengejutkan temannya, karna mereka libur sabtu minggu. "Siapa juga yang merindukan orang gila seperti mu, malah enggak ada kamu lebih menyenangkan dan damai" canda Sarah salah satu teman Yona. Sarah belum sempat membuat ancang-ancang, Yona langsung mendaratkan jitakan andalannya di jidat Sarah. "Hei manusia purba, jangan bilang kau tidak merindukan ku, tanpa ku hidup mu terasa hampa, karena jika tidak ada Yona, dunia akan terasa sepi!"kata Yona sembari menggerakkan tangannya seperti sedang melantunkan puisi. "Yaudah ayo masuk, kerja kerja kerja, biar bisa beli ferarri" Lanjut Yona sambil berjalan menuju ruangan tempat mereka bekerja. Sontak teman-teman Yona saling pandang dan tertawa terbahak-bahak. "Mau beli ferrari, tinggal aja masih ngontak, mau si parkirin dimana itu mobil? Huh ngayal" kata jesica sambil menjitak jidat Yona dan langsung berlari meninggalkan Yona dan teman-temannya. Yona yang merasa sakit di jidatnya, berlari mengejar Jesica dan.. Brukk.. Yona menabrak seorang pria, dengan santainya Yona berkata "maaf bro, aku enggak sengaja!" Lalu pergi mencari Jesica. Melihat tingkah Yona, pria itu menganga tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Yona. Teman-teman Yona yang melihat kejadian itu terkejut dan lari mengikuti Yona. Setelah menemukan Jesica dan di ikuti teman-teman Yona, waktunya untuk bekerja telah tiba dan enggak sempat membalas candaan temannya itu. Yona bekerja di sebuah pabrik makanan di bekasi. Meski hanya seorang buruh pabrik, Yona senang karena pekerjaannya halal. Mengingat lulusannya hanya SLTA, Yona tidak mau bermimpi terlalu tinggi. Yona pov Sudah hampir waktunya jam makan siang, aku di panggil ke ruangan HRD. "Mungkin pangkat aku bakalan naik nih jadi asisten HRD atau asisten bos" canda ku sambil meninggalkan teman-teman ku. Teman-teman ku hanya tertawa melihat tingkah ku yang konyol. Tok tok tok !!! "Masuk" jawab Claudya, HRD di perusahaan itu. "Ibu memanggil saya?" Tanya ku dengan senyum manis di bibir ku. "Ya, ikut aku, ada yang ingin berbicara dengan mu!" Katanya lalu berjalan menuju sebuah ruangan yang tidak jauh dari ruangannya. Aku hanya mengekorinya dari belakang seperti anak kecil yang takut kesasar. Bu Claudya mengetuk pintu yang bertuliskan ruang manager dan langsung menyuruh ku masuk tanpa ada jawaban dari orang yang ada di dalam ruangan tersebut. Tanpa banyak tanya aku masuk dan menghampiri orang yang di maksud bu Claudya. 'kenapa dia memanggilku, apakah benar dia akan menaikkan pangkat ku?' gumam ku setengah tersenyum. "Permisi pak, bapak memanggil saya?” Tanya ku dengan sopan pada orang di balik kursi kerajaannya. 'Kenapa aku memanggil bapak? Yang jelas karna dia adalah pria. Haha pastinya bukan, kan aku belum melihatnya, aku di beritahu bu Claudya sebelumnya kalau yang mencari ku adalah bapak, bapak apa aku pun tak tau, maksud ku apakah dia masih muda atau suda peot aku tidak tau'. Dia membalikka kursinya dan astaga, aku tidak menyangka kalau itu adalah dia, pria yang kutabarak saat aku mengejar Jesica. "Kau terkejut melihat ku?" Tanyanya sambil tersenyum sinis melihat ku. Aku hanya terdiam mendengarkan dia berbicara, rasanya jantung ku berdetak tak karuan, pikiran ku melayang-layang, baru sebulan aku bekerja disini, apakah akan di pindahkan lagi? Ota kku mulai berpikir aneh. Tanpa mempersilahkanku duduk, dia melanjutkan "tadi kau memanggil ku bro? Apakah kita sedekat itu? Apakah kita sudah sangat akrab? Pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkannya di sertai senyum sembringai di bibirnya membuat tubuh ku keringat dingin, rasanya aku sedang di jambak-jambak Jesica tanpa canda. "Maaf pak, saya tidak sengaja!" Jawabku sesingkat mungkin karna takut salah bicara, padahal itu bukanlah jati diri ku yang memiliki sejuta kata ini. Aku semakin berkeringat dan gemetar. Melihat tingkah ku mungkin ada rasa kasihan di hatinya, meski sebenarnya aku tak butuh di kasihani, tapi enggak apa-apa untuk kali ini aku terima. "Lain kali, lihat siapa lawanmu berbicara sebelum melontarkan kata-kata kepadanya, apa kau mengerti Yona angelista?" Tanyanya sambil menekan kata Yona angelista nya. "Baik pak, sekali lagi saya minta maaf, saya benar-benar tidak sengaja!" Ucap ku berharap aku segera di lepaskan dari kandangnya. "Yasudah, kembali ke tempat mu" mendengar itu aku sontak berbinar karena merasa telah bebas. "Baik pak, saya permisi dulu!" Kata ku sambil tersenyum dan meninggalkan ruangan yang begitu adem itu. Sudah tiba jam makan siang, aku langsung menuju ke kantin tempat kami rehat dan makan. Kulihat teman-teman ku di salah satu meja di pojok kantin. Aku menghampiri mereka dan sontak aku di kagetkan Asih temanku. "Hai asisten HRD, bisakah kau menaikkan gajiku bulan depan? Atau mulai hari ini pun boleh!" Candanya yang membuat ku kesal. Teman-teman ku yang lain yang mendengarkan itu tertawa mengejek ku. Aku memang terlalu percaya diri sih, hehe. "Kau di panggil ngapain Yo, apa gara-gara kamu nabrak pria tadi?" Tebak wulan yang membuat ku terkejut. "Kok kau tau aja sih, padahal kan aku belum cerita, kalian nguping ya?" Canda ku. "Ya taulah, orang yang kau tabrak manager perusahaan, sudah pasti kau kena masalah dodoll!" Jawab Sarah sambil menngetok jidat ku pakai sendok. "Kalian kok enggak bilang sih kalau pria itu manager?" Kataku kesal. "Gimana mau bilang kalau kamu langsung kabur!" Ucap wulan. Aku hanya terdiam mendengar penuturan teman ku, memang salah ku sih, asal ngomong aja tanpa lihat siapa dimana dan eh itulah 5w+1H. "Lalu apa yang harus aku lakukan? Aku takut si pak manager akan mempermasalahkan itu, dan memecatku dengan alasan itu" ucapku sambil bergidik ngeri. "Berdoa saja, semoga nasib baik berpihak kepadamu, makanya lain kali kau harus berhati-hati dan melihat keadaan. Cobalah untuk sedikit sopan jika bertemu seseorang, jangan mengikuti jejak kami." kata Asih. "Kenapa kau menceramahi ku? Ceramahi orang yang lebih buruk dari mu, sedangkan kau juga lebih buruk dariku. Lagipula, siapa yang mau mengikuti jejak mu? Kau adalah hantu yang tak bisa ku ikuti, bisa saja kau menghilang, sementara aku hanya bisa berlari" kataku lalu terkekeh, yang membuat teman-temanku tertawa. Waktu istirahatpun selesai, kami kembali bekerja. Tak terasa sudah jam 17.00 wib. Waktunya untuk pulang. Aku berpamitan kepada teman-temanku dan pergi pulang naik motor kesayangan ku. Sementara mereka, aku tidak tau bagaimana mereka akan pulang.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook