Roni membentangkan tangannya seolah memberikan kode kepada wanita itu, wanita yang sejak tadi ingin ia temui namun harus ia urungkan karena tak ingin mengecewakan kedua sahabatnya. Roni lega, dengan kesibukan masing-masing akhirnya ia bisa terlepas dari pertemuannya dengan sahabat-sahabatnya hari ini yang menurutnya tidak penting karena membahas sesuatu yang memang sangat tidak penting baginya. Dengan datang ke tempat ini, ia bisa membuang rasa kesalnya terhadap Raka dan juga Riko dan bersenang-senang dengan wanita yang kini ada di hadapannya. Dengan senyum yang tersungging di bibirnya, wanita itu berlari menghampiri Roni yang berjalan ke arahnya. “Aku kangen banget sama kamu” lanjut wanita itu. “Aku juga kanget banget sama kamu Maura, maaf ya semalam aku nggak bisa nemenin kamu, soalny

