Chapter 24

1051 Words

Yolanda memandang punggung suaminya yang duduk santai di balkon kamar mereka sembari mengisap rokoknya. Dirandra menoleh, menatap Yolanda yang berjalan mendekatinya. Ia tadi sudah sempat mendapatkan info dari pak Kardi kegiatan Kamini esok hari. Ia berencana mengikuti Kamini ke Bandung. Dirandra mematikan puntung rokoknya dan menggapai pinggul Yolanda. Kemudian ia mendudukkan sang istri di pangkuannya. Yolanda spontan mengalungkan kedua tangannya di leher Dirandra dan memberikan tanda merah di sisi leher sang suami. Dirandra mengakui Yolanda jago dalam urusan mesra memesrai. Tanpa sadar ia membandingkan Kamini dengan Yolanda. Kamini memang masih tampak polos dalam urusan ranjang. Kemudian ia teringat kata-kata Yolanda tadi. Jangan-jangan kepolosannya hanya untuk menutupi kebinalannya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD