Bab 31

1307 Words

Gio menepikan motor di halaman rumah orang tuanya dengan kasar. Ban motor nyaris selip karena rem mendadak. Napasnya masih tersengal, helmnya ia lepas dengan gerakan terburu-buru lalu dilempar sembarangan ke kursi teras. Tubuhnya lelah, bukan hanya karena perjalanan, tapi juga karena beban berat yang menumpuk di d**a. Begitu membuka pintu rumah, suara ayahnya langsung menyambar bagaikan petir di siang bolong. "Apa-apaan ini, Gi?!" bentak Surya, wajahnya merah padam. Ia berdiri di ruang tamu dengan ponsel di tangan, layar menampilkan berita gosip yang kini viral: “Gio, Anak Pengusaha, Hamili Dua Gadis Sekaligus, Diduga Terkait Narkoba di Klub Malam!” Langkah Gio otomatis terhenti di ambang pintu. Jantungnya berdegup kencang. Nafasnya tercekat. "Pa, Gio—" suaranya parau, bergetar. Sur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD