Sekali lagi, Zhaira mencoba menghubungi Fairel. Namun lagi-lagi nomor suaminya itu tidak aktif. "Ish, kenapa nggak aktif terus sih?" gerutu Zhaira. Lalu membanting benda pipih canggih itu ke atas ranjang. Zhaira melangkah ke arah jendela di kamarnya. Menatap langit malam tanpa cahaya bintang. Cuaca malam ini seperti akan hujan. Pikiran Zhaira melayang pada foto yang seseorang kirim siang tadi. Hatinya sangat sakit melihat foto itu. Fairel dipeluk oleh wanita lain di tempat umum. Fairel tidak mungkin selingkuh. Zhaira yakin itu. Tapi, Zhaira bingung kenapa bisa wanita itu memeluk Fairel? Dan siapa orang yang telah mengirim foto itu dan darimana pula orang tersebut mendapatkan nomor ponselnya? "Kang Fairel nggak mungkin selingkuh," gumam Zhaira. Menghela napas panjang. "Daripada mik

