Hans: Ciuman Pertama "Hans!" sapa Nora sambil melambaikan sebelah tangannya. Aku balas menyapanya. Sebelah tanganku yang bebas ikut melambai ke arah gadis itu. "Ra!" kataku, kemudian menunjuk kursi kosong di depanku. Nora melangkahkan kakinya mendekati mejaku, menyapa beberapa penghuni kantor yang kebetulan juga makan di sana. Sebagian dari mereka menatapku dan Nora secara bergantian seolah heran melihat kedekatan kami yang tidak pernah berubah walaupun sudah putus. Memangnya, mantan tidak boleh menjalin pertemanan, ya? Aku dan Nora adalah dua orang dewasa, yang namanya menjalin hubungan—apa lagi pacaran—rasanya hal yang wajar kalau pada akhirnya kami putus. Jangan kan kami, terkadang, yang menikah selama bertahun-tahun, bahkan sudah menjadi Kakek dan Nenek pun bisa saja bercerai.

