Pengganggu

1584 Words

Btari: Pengganggu Bang Hans tidak berhenti menertawakanku di setiap kesempatan akibat kejadian semalam. Aku mencebikkan bibir, kemudian menarik napas kesal. Ketika laki-laki itu membuka mulutnya dan akan tertawa, maka segera kubungkam dengan kedua tanganku lalu menjerit kesal. Bang Hans akan tertawa lebih keras, setelah itu, dia memerhatikan bibirku yang terluka. "Coba, sini lihat..." kata Bang Hans menarik tanganku, lembut. Segera kutepis tangannya. Aku tahu maksud Bang Hans. Ah, jangan memikirkan yang tidak-tidak! Dia benar-benar melihat bibirku yang tidak sengaja digigitnya. Sialan. Kenapa terdengar memalukan, sih! Akibat ulahku semalam-dengan berani mencium bibirnya, aku tidak tahu Bang Hans akan membalasnya seagresif itu. Aku pikir, aku hanya ingin menggodanya. Setelah kuc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD