Nasi goreng special

922 Words
" laper banget. Papa lagi di mana ya? Udah malem kok belum pulang sih." gerutu sarah yang menunggu arga yang tak kunjung pulang. Sarah akhir nya memilih meng hubungi arga papa nya. " hallo." jawab arga di seberang sana. " papah kemana si? Kok belum pulang? Masih belum kelar juga kerjaan nya? " " iya sayang, ini sebentar lagi pulang." ucap arga yang saat ini tengah tiduran di sofa ber bantal kan paha raya. Raya nampak serius menonton sinetron di tv tanpa peduli pada apa yang arga lakukan dan ucap kan dengan ponsel nya. " papah lagi nonton tv ya? Kok ada suara tv. Papah lagi di mana si sebenar nya?" " ini papah lagi Mampir di tempat temen papah dulu. Ya sudah ya. Ini papah mau siap siap pulang." " tunggu pah. Nanti papah bisa mampir ke warung nasi padang dulu gak? Aku belum makan pah. Laper. " Arga nampak segera bangun dan duduk di atas sofa saat mendengar anak nya belum makan. Raya oun nampak kaget saat arga tiba tiba bangun dan bangkit dari pangkuan nya. " ya sudah. Papah pulang sekarang. Nanti papah beli makan malam buat kamu. " ucap arga. Dan langsung mematikan sambungan ponsel nya. " ada apa om?" tanya raya saat melihat arga seperti buru buru. " anak ku belum makan malam. Aku pulang dulu ya." pamit arga pada kekasih nya. " kenapa belum makan malam? Ini sudah jam sembilan malam." " anak itu memang terkadang manja. Kadang juga bisa mandiri. Entah lah." " aku pulang dulu ya." pamit arga pada raya yang sedari tadi hanya memandangi nya " iya. Om hati hati di jalan." ucap raya yang kini melangkah ke arah pintu ber niat mengantar arga hingga ke pintu. Arga menarik tangan raya. Raya yang tidak siap pun akhir nya menabrak d**a bidang arga. Arga mengerat kan pelukan nya pada tubih mungil raya. Arga mencium pucuk kepala raya lama. Lalu turun ke kedua pipi raya, hidung mata dan ter akhir di bibir raya. Arga melumat bibir yang kini menjadi candu untuk nya. Menghisap bibir atas dan bawah lama... Raya tak lagi melawan. Raya pasrah dengan paksaan arga untuk menjadi kekasih nya. Karna raya pun merasa nyaman dekat dengan arga, meski raya tak tau, perasaan apa yang di miliki nya untuk arga. " eeemmmhhh" suara raya tercekat di tenggorokan. Ada perasaan aneh yangvmenjalar di tubuh nya saat arga tengah melumat bibir nya sedang kan tangan arga mengusap lembut punggung nya. " sssshhh. Aku bisa gila kalau aku tak segera pulang." bisik arga tepat di depan wajah raya. Arga mengusap lembut pipi raya. Dan mencium sekilas bibir raya. Setelah itu arga melepas kan pelukan nya pada tubuh raya. " aku pulang." ucap arga pelan. Raya hanya mengangguk kan kepala nya. Jantung Raya masih berdebar debar tak karuan. Arga sudah keluar dari apartment yang di tinggali raya. Namun raya masih saja mematung di tempat. " benar kah aku sudah punya kekasih? Benar kah om arga itu pacar aku?" tanya raya pada diri nya sendiri. " aku gak percaya aku punya pacar om om." gumam raya sembari melangkah menuju kamar. **** Di panti temat raya di besar kan. Ibu panti tengah mondar mandir tak karuan di dalam kamar nya. Sudah satu bulan lebih sejak terakhir kali raya mengirim uang lima juta rupiah dan menelfon dengan ponsel milik orang lain. Setelah itu raya tak ada kabar lagi. Ibu panti berulang kali menghubungi nomor ponsel raya. Namun jawaban nya tetap sama. Tidak aktif. Akhir nya ibu panti memutus kan menghubungi nomor yang di pakai oleh raya untuk menelfon nya ter akhir kali. " hallo asalamualaikum." ucap ibu panti. " wa'alaikum salam. Ini siapa ya?" ucao mbok sur tak tau siapa yang menelfon nya. Karna tak ada nama yang tertera di layar ponsel nya. " in the saya ibu panti tempat raya tinggal dulu. Maaf ibu. Apa raya baik baik saja? Saya tak bisa menghubungi nya sejak satu bulan lebih bu. " " oh. Ini ibu panti nya raya? Saya kurang tau keadaan raya bu. Raya sudah tak lagi tinggal di kos kosan nya. Dulu dua hari setelah raya meminjam ponsel saya untuk meng hubungi ibu panti, saya ber kunjung ke kos san raya. Tapi raya sudah pindah tak tau kemana. " " jadi raya sudah tak lagi di kos san lama nya? " " iya bu. Saya pikir malah raya pulang ke panti. Wong dia udah gak bisa kerja ojol lagi. " " maksud ibu apa ya? Raya gak bisa kerja ojol lagi memang kenapa bu? " " motor nya kan di jual sama raya. Uang nya di kirim ke ibu panti. Uang yang ter akhir di kirim ke ibu itu sebenar nya uang hasil jual motor. Saya juga tau dari tetangga yang kebetulan melihat raya pas lagi jual motor bu. " Ibu panti terdiam. Mendengar raya mengirim uang dari hasil jual motor yang selama ini di pakai untuk mencari nafakah untuk bisa terus sekolah. Ibu panti merasa bersalah. Namun saai ini ia juga tengah bingung dengan kondisi panti yang tengah membutuh kan banyak dana. Niat hati ingin meminta bantuan pada raya, tapi justru ibu panti mendapat kabar uang tak di harap kan. " ya tuhan. Di mana raya sekarang?" gumam ibu panti saat sudah memutus kan panggilan di ponsel nya. *** " papah kenapa lama banget keluar nya?" tanya sarah saat papah nya baru sampai di apartment " maaf sayang. Ini papah udah beli in nasi padang pesenan kamu. Makan dulu. " " papah udah makan?" " udah." " makan apa?" " nasi goreng special." ucap arga dengan senyum bahagia.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD