Bab 12 - Melepas Hasrat

1570 Words

Hasrat Arga semakin menggila saat mendengar desahan Stella. Desahan yang membuatnya ingin melakukan yang lebih jauh lagi. “Pak...,” lirih Stella. “Kenapa? Kamu udah nggak sabar? Sejujurnya saya udah siap dari tadi. Jadi, bisa kita mulai sekarang?” “Pak Arga.” “Pak? Pak Arga?” “Maaf, Pak Arga?” Sudah ke sekian kalinya Stella memanggil bosnya, tapi tidak kunjung mendapat respons. Dari pandangannya yang kosong, apa bosnya itu sedang melamun? “Pak Arga!” Kali ini Stella berkata sambil tepuk tangan di depan wajah Arga. Sontak Arga kaget se-kaget-kagetnya. “Pak Arga melamun?” tanya Stella kemudian. Detik itu juga, Arga sadar pikirannya sangat kotor sehingga imajinasinya cenderung mengarah pada hal-hal vulgar terlebih membayangkan adegan cukup intim bersama sekretarisnya. Padahal itu mu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD