Melompat dari Lantai Dua

1047 Words

"Kenapa diam? Apa kau sakit juga?" tanya Gracia sambil menggerakkan tangan. Menyentuh kening Edward, ingin tahu apakah lelaki itu ikut sakit. Edward menepis tangan itu. Gracia kaget dengan reaksinya. Dia hanya bisa menundukkan kepala. Menyembunyikan kesedihan yang baru saja mampir di dalam hati. Pangeran balik bertanya, "Kenapa? Bukannya kau yang ingin agar Tuanmu menjauh?" "Iya, tapi bukan kamu!" balas Gracia sambil mengangkat kepalanya. Menatap dalam para Edward yang berada di sampingnya. Menyipitkan mata, lalu kembali menikmati sup. Tak lagi peduli dengan apa yang dilakukan oleh Gracia. Edward sudah memutuskan untuk kembali menjadi lelaki menyebalkan bagi gadis itu. Tanpa diduga sebelumnya, Gracia bertanya, "Aku salah, ya? Sepertinya di mana-mana, keputusanku tidak pernah benar."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD