Halusinasi

1068 Words

Glek! Edward tidak sengaja memberitahu kalau dia berada di sini sepanjang malam. Terasa sangat menyebalkan karena dua orang ini sampai memelototi seperti itu. Seakan ingin menelan dirinya bulat-bulat. "Iya, Kak. Kenapa memangnya? Tidak boleh? Lagipula aku nggak ngapa-ngapain," balas Edward yang tak bisa mengelak dari pertanyaan Keith. Pangeran itu memandangnya sebal. Ada pun sang dokter terlihat menyibukkan dirinya sendiri dengan mencatat nama obat yang harus diberikan pada Gracia. Keith melirik pada catatan yang sedang dibuat oleh sang dokter. Penasaran dengan nama obat yang harus diminumkan untuk Gracia, sekaligus dengan aturan minumnya. "Dokter, tolong berikan dua obat," pinta Keith kemudian. Edward mengernyit heran. Untuk apa dia membeli dua obat? Padahal yang sakit hanya satu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD