Khitbah

1231 Words
"Wahahahah 'A Ali ngompol! Umiiiiiii 'A Ali ngompol__euuummph!" Ali membekap mulut adiknya yang lemes macam bala-bala minceu. Awas kalau masih saja kepergok adiknya men-like postingan akun gosip yang satu itu. "Berisiiiik, Zahra. Mulut kamu nih ya.Ini masih malem!" Jelas! Waktu sahur begini Zahra malah teriak-teriak. Apa kata tetangga? "Aa kok ngompol?" tanya Zahra pelan dengan bibir bawah yang berkedut-kedut menahan tawa. Ali mendelik kesal pada Adiknya dan menyerang adiknya dengan gelitikan. "Aaaaa Aa awas nanti Zahra kena ompol Aa!" pekik Zahra membuat Ali semakin gencar menggelitiki perut Adiknya. Zahra mengerucutkan mulutnya, menekuk wajahnya tanda kesal pada Kakaknya yang satu itu. Kakak yang maha tega membekap wajah Zahra di ketiaknya. Dasar Kakak maha tega, tapi ... Gantengnya naudzubillah. "Awas! Zahra bilangin Umi!" Zahra melenggang pergi. "UMIIIII, 'A ALI NGOMPOL!" Ish! Ali menggelengkan kepalanya pasrah. Terserah Adiknya itu lah, yang penting Zahra bahagia. Fix, Ali korban bully saat ini. Tapi benar ... Kasurnya basah? Mimpi apa dia semalam? Ali terkekeh geli mengingat tingkahnya saat ini. Percis seperti remaja yang baru saja pubertas dan mengalami mimpi basah. "Mimpi basah?" Tawa renyah Ali yang nyaris seperti wafer --manis-manis krenyes-- mengalun memenuhi sudut ruangan. Dia sendiri merasa geli atas tingkahnya yang kekanakan. "Lo mikirin Rilly terlalu keras, Bro!" Ali menjeplak jidatnya sendiri seraya bangkit dan berniat mengganti seprainya yang basah. Lalu hendak mandi, setelah itu baru menyusul ke meja makan. . . . "Aa ngompol, Umi!" Zahra melirik Ali jahil sambil terkikik jahil. "Awas kamu!" "Umi, Aa nya ngancem," adu Zahra mengumpat di balik punggung Uminya itu. "Kamu ini, Li. Mikirin siapa sih sampai-sampai mimpi basahnya separah itu? Bekas basah seprainya gede." Zahra semakin tertawa ngakak mengingat begitu basahnya seprai Ali saat tadi. "Hahahaha." Abi Subhan pun ikut tertawa. Membuat Ali semakin menekukkan wajahnya yang semula memang sudah menekuk. "Abi jangan ngetawain. Kata Abi kan mimpi seperti itu adalah rizki sekaligus kamasutra dari Allah," ucap Ali semakin membuat semua orang di meja makan tergelak. Ali tetaplah lelaki normal, sealim-alimnya Ali, tetap menebar emot love-love di mata kalau lihat yang bening macam kuah Bakso tanpa saos kecap. Apapula ini Bakso segala dibahas? "Cewek yang mana, 'A?" tanya Zahra dengan delikan jahilnya. Rillya Adistya Agitsni. "Ya mana Aa tahu." Hatinya ikut tergelak dengan kemunafikan mulut yang barusan ia lakukan. Ya Allah makhluk cantik yang gemesin minta dihalalin semacam Rilly kenapa seberpengaruh ini buat kesehatan 'o***g' Ali? "Sabar dulu ya, 'A. Berdoa semoga besok awal yang lancar. Biar cepat-cepat ngerasain yang di mimpi." Umi Zainab ikut menimpali. "Izam duluan nih yang nikah!" sergah Nizam memanasi hati Ali. Ali mendengusi adiknya itu. Enak aja main langkahin. "Udah deh, yang baru ngerasain mimpi basah dan lebih parahnya belum bisa ganti seprai sendiri mah jangan angkat bicara," gerutu Ali pada Adik laki-lakinya itu. "Ifa nggak ngerti kalian ngomong apa? Bahasan apa sih ini?" Umi, Abi, Ali, Zahra, dan Nizam menatap Syifa si Bungsu dengan tampang terkejut. Mereka bahkan tak menyadari ada anak SD di sini. Allahummabariklanaa... "Ifa juga pernah lho mimpi basah, Umi, Abi, 'A Ali, 'A Izam, Teh Zahra." Jelas semua orang yang terabsen barusan tercengang. "Kan gini Umi, Abi, Ifa mimpi main digendong 'A Izam sambil hujan-hujanan terus Ifa kebelet pipis. Tapi 'A Izam nggak mau berhenti lari. Ifa pipis aja di punggungnya 'A Izam. Ifa kira pipisnya cuma di mimpi eh ternyata ngacer beneran." Semuanya saling berpandangan, sejurus kemudian tawa hangat mereka menyambut hari ke-8 bulan Ramadhan yang berkah ini. "Gimana? Besok udah malam Jumat yang kamu tunggu-tunggu, 'A. Siap buat besok?" SANGAT SIAP! "In Sya Allah siap!" . . . Rillyadistya (Photo) ❤ 696969 Likes. Rillyadistya Orang lain nggak akan pernah tahu 100% bagaimana diri ini. So, apa yang harus ditakutkan dari mulut-mulut nista nggak beradab alias pecandu Nyinyir kayak mereka? Lihat 69 komentar lainnya. Alwanisumooo Congor orang kayak gitu enaknya diapain? Muhbilal Rill, jadi pacar gue yuk! Taniaptrr_ Unch? cantiknya??? Alwanisumooo @Taniaptrr_ yaiyalah! Emang elo? Aliraziqh Subhanallah. Dahi Rilly tampak mengerut melihat komentar terakhir. "Siapa nih?" Rilly meng-klik akun i********: yang ber-username-kan Aliraziqh. "Yah, diprivate segala. Mana ava ig-nya nggak jelas lagi." Smartphone Rilly bergetar ketika sebuah direct message masuk dari akun yang barusan membuat Rilly penasaran. "Lho? Ini orang kenal gue? Aliraziqh Assalamu'alaikum. R : Wa'alaikumsalam. Ini siapa ya? Aliraziqh Siapa hayo? "Lah? Kok nyebelin nih orang!" R : Ihhh serius siapa? Keppo nih. Kok bisa kenal aku? Aliraziqh Ali. "What? Jangan bilang ini Ali anaknya Ustadz Subhan yang bikin s**********n kedat-kedut itu? O my god ganteng, sini Mama peluk!!!" R : A Ali? Anaknya Ustadz Subhan? Aliraziqh Iya Ali anaknya Ustadz Subhan yang kata Rilly bibirnya cipok-able banget dan ternyata emang bener - Sumo. "Anjrrriiiiit ... Sumo sableng, biji salak, ketek tapir, gajah beledug, kentut sapi, malu-maluin gue aja! Sampai-sampai si Ali masih inget percis apa yang Sumo bilang. Any*ng ah! Gue malu!" R : Ihh itu Sumo boong:( Aliraziqh Sumo yang boong, atau Rilly yang boong?? "Sialaaaaaan! Untung lo ganteng." Rilly meng-klik akun Ali lagi dan mem-follow akun lelaki itu tanpa rasa gengsi. Tak menunggu lebih dari satu menit, Ali meng-accept akunnya. Rilly men-stalker akun Ali dan berhasil tercengang setelah melihat apa yang ada di dalamnya. Dari 112 post-an, hanya hitungan jari saja foto Ali. Sisanya, kutipan buku, kutipan Al-Qur'an, kuliner, dan tempat wisata. "Nggak rame amat! Eh tapi followers-nya banyak cuy! 9,8k followers. Ya walaupun masih banyakan gue sih! Screenshoot-in foto gantengnya aaaah!!!" Rilly dengan telaten mencari foto Ali sampai ke bawah. Menemukan sebuah foto yang___. "Subhanallah. Pengin gue seret ke kasur nih anak! Abis gan__ eh anjayyyy ke-liikeeeeee!!! Mampus mampus! Ah malu kan ketahuan stalker. Mana nge-love postingan yang lama banget lagi." Aliraziqh Ohh pantesan nggak dibales-bales ternyata lagi stalker dulu ya "Tuhkan tuhkan! Suek ora jamuuuu!" R : Hihi iya, A. Emang nggak boleh:( suruh siapa ganteng? "Nah ini baru Rilly, kalau yang tadi sok-sok-an malu bukan Rilly." Aliraziqh Apasih cantik? "Apose kokondao yarabe soren doreri??! Aa Ali ngaku gue cantik???!" R : Iya, aku tau aku cantik. A Ali nggak niat halalin apa?? Aliraziqh Tunggu ya. Sekarang aku boleh minta sesuatu nggak? R : Apa? Aliraziqh Minta izin mengenal kamu. "Apaan sih maksudnya? Ini serius apa kagak sih?" R : Aa becandanya suka bikin Rilly baper. Udah tau Rilly ini baperan. Liat bebek tumpuk-tumpukan aja Rilly baper. Aliraziqh Iya makanya izinin Aa mengenal kamu. R : Ntar Aa tumpukin Rilly gitu?? Aliraziqh Aku misscall kamu ya, save nomornya "Lah tahu darimana nomor gue? Alah Rilly ... Rilly. Cowok punya 1001 cara untuk memperjuangkan nomor hape lo doang hahaha makanya jadi orang jangan terlalu cantik, Rill. Eh eh tunggu ... Si Aa tahu nomor kutang gue juga nggak ya?" Suara Ed Sheeran mengalun bersama lagu Photograph-nya. Rilly segera menggeser layarnya ke arah hijau ketika sebuah panggilan masuk dari nomor tak dia kenal. Jika Ali berniat hanya misscall, Rilly takkan membiarkan hal itu terjadi. Behaha! "Halo, Aa ganteeeng." "Wa'alaikum salam." Anjir! Paling bisa bikin mulut gue kebungkam. Bungkam tuh jangan pake ucapan kek, 'A. Pake mulut ente ane rela. "Rilly?" "Eh iya, 'A. Assalamu'alaikum." "Wa'alaikum salam." "Ada apa nih, 'A?" "Kan tadi aku bilang, aku mau misscall kamu. Eh malah kamu angkat. Jadi aku nggak tahu mau ngapain." "Ish! Kaku amat sih Aa nih. Suka pengin Rilly perkosa eh maksudnya suka bikin Rilly susah memulai obrolan. Iya susah memulai obrolan maksud Rilly. Kok perkosa sih?" Dari seberang, Ali tergelak menanggapinya. Namun ucapan Ali setelahnya membuat Rilly kehilangan kata-kata. "Aku dan keluarga besok ba'da Isya mau ke rumah kamu. Berniat mengkhitbah kamu untukku."
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD