Tatapan dan sikap anggun begitu dingin terhadap rudi. Kecewa marah campur aduk dalam pikirannya, Ayah yang dulu begitu sangat menyanyagi dirinya kini berubah drastis lebih menyanyagi orang lain ketimbang dirinya.
Meskipun rudi tau bahwa calon suami Anggun lumpuh, dia malah tak memperdulikammya sedikit pun. Rudi tega menjual anggun kepadanya demi bisnis yang hampir bangkrut.
**
Suara seorang pebantu terdengar dari luar, "Tuan, nyonya keluarga Lauder sudah datang!!"
"Baik, mari kita sambut mereka mah!!" Ujar Rudi kepada Dona sang isteri.
"Iya pah ayo!!"
Anggun tak menghiraukan apapun, dirinya bak patung yang menurut untuk di apapun juga oleh pemiliknya. Anggun sudah pasrah terhadap apa yang akan terjadi sekarang. Dia pasrah jika hsri ini dia menikah walaupun dipaksa oleh ayahnya Rudi.
Semua orang di dalam rumah berdiri kecuali Anggun, dia seperti mayit yg hidup, ada namun tak bergerak sedikit pun. Pikirannya kosong sampai Dona ibu tiri harus menyenggol dirinya. "Hey anggun, bangun!! Orang dari kekuarga Lauder alan masuk!!"
Anggun terbangun dari lamunannya dan langgsung menurut ikut berdiri.
"Bukalah pintunya!!" Seru Rudi kepada para pembantu.
Para Bodyguard dengan setelah rapih kemeja hitam itu, mulai masuk satu persatu. Mereka adalah suruhan Keluarga Lauder.
Tak ada pesta pernikahan,tak ada undangan , tak ada mempelai pria. Pernikahan Anggun hanya sederhana. Alex Lauder pun tak datang menjemput anggun dia hanya menyurih Para bodyguard saja untuk menjemputnya.
Tidak ada kesedihan yang begitu menyakiti anggun selain hari ini. Hari ini dirinya sangat terpukul bertubi-tubi. Ayahnya rela menjualnya demi Uang , di tambah orang yg menjadi suaminya di rumorkan lumpuh dan Arogan itu tak menjemputnya sama sekali. Ini adalah kenangan yg menyakitkan dalam hidup anggun.
"Mari nona, kita harus pergi sekarang!!"
Seorang Bodyguard mempersilahkan Anggun untuk segera ikut dengan mereka.
Sebelum pergi anggun menatap Rudi, berharap dia akan berubah pikiran. Tapi, harapan anghun sia-sia. Rudi malah tersenyum melihat akun pergi meninggalkan rumah berjalan bersam para bodyguard itu.
Seketika Air mata Anggun menetes begitu saja, ketika melihat keluarganya bahagia melihat dia pergi. Tidak ada kesedihan yang sebesar ketika anak di buang Ayahnya sendiri.
***
Sesampainya di Villa Alex Lauder, Anggun dipersilahkan untuk masuk dan beristirahat di dalam kamar. Para bodyguard itu pergi meninggalkan Anggun sendirian.
Sampai langit yang terlihat dari jendela kaca kamar mulai berganti menjadi gelap, pintu kamar tiba-tiba terbuka.Anggun langsung berbalik menoleh melihat, datang seorang Pria tinggi dan kekar masuk ke dalam kamar.
Laki-laki itu, langsung menutup pintu dan menyalakan lampu.
Anggun spontan mengulurkan tangannyamenutup mata karena silauan dari lampu. Setelah tak sialu lagi, dia perlahan melepas tangannya dan membuka mata.
Anggun terdiam mematung, matanya membulat seketika melihat laki-laki yang didepan matanya begitu tampan. Cahaya lampu yag menyinati wajah putihnya menambah ketampanan pria itu.
Laki-laki itu kemudian melepas jas hitam yang menempel pada tubuhnya. Menaruh jas tersebut di atas kursi, dan langsung melangkah dengan cepat mendekati Anggun.
Alex Lauder mendekati Anggun dan melihat wajahnya. Alex memegang dagu anggun dan mengarahkan tangannya mengayun wajah anggu kekirin dan kanan. Alex mengeryitkan Alisnya ," apa ayah tak salah pilih, jelesk sekali!!."
Suara yg keluar dari mulut Alex, begitu Arogannya menghina wajah Anggun.
Anggun tak menghiraukan perkataan laki-laki itu, Anggun malah menanyakan keberadaan Alex Lauder. Dari siang sampai sekarang dia belum melihatnya sama sekali.
"Maaf,,,, di mana tuan Alex Lauder??"
Anggun tak tau bahwa orang yg berada di hadapannya sekarang dialah Alex Lauder, anak pertama Keluarga Lauder.
Alex terkekeh dengan pertanyaan Anggun, "kau bodoh atau apa??? Aku Alex Lauder!!"
"Apaaaa????"
Teriak anggun kaget. Dia tak percaya bahwa orang yang didepannya adalah Alex lauder. Begitu berbeda dengan rumor yg beredar di luaran sana. Alex lauder di rumorkan lumpuh, tapi dihadapan Anggun sekarang, Alex lauder sehat bugar.
Anggun menggelengkan kepala seolah tak percaya dengan ucapan Alex.
"Kau,, Alex lauder???," Ucap Anggun sebari gagap," tak mungkin dia Alex kan? Bukan kah dia lumpuh??" Gerutu anggun di dalam hati.
"Kau,, sungguh Alex??" Tanya Anggun sekali lagi.
"Cihhhh,,," ketus Alex, " ternyata semua orang memang percaya gosip murahan itu!!"
Apa yg terjadi saat ini, anggun tak mengerti sedikit pun. Anggun masih binggung, dia masih tak percaya dengan Pria yg di hadapannya adalah Alex suaminya.
Alex yg menyadari bahwa Anggun masih tak percaya padanya langsung berteriak memanggil seseorang, "Lucass!! Kemarilah!!"
Seorang pria yg bernama lukas itu, dengan cepat langsung datang menghampiri Alex, "iya tuan!!"
"Jelaskan pada wanita ini, siapa diriku sebenarnya!!"
"Baik tuan!!"
Lucas langsung berbicara dan menjelaskan kepada Anggun. Siapa sebernya pria yg ada di hadapannya ini.
"Nona,,,Pria yg berada di hadapan anda sekarang ini, dia memang tuan muda pertama yaitu Alex Lauder!!"
Seketika mata Anggun membola mendengar penjelasan dari lucas asisten Alex lauder. Seolah masih tak percaya Anggun menggelengkan kepalanya dengan nada gagap dia berkata, "Tidak mungkin, Bu-bukan kah dia Lumpuh???"
"Ya memang benar, tuan Alex lumpuh tapi, itu dulu. Sejak tuan sudah berumur 18 tahun dia sembuh. Tuan Alex sengaja tidak mempublikasikan bahwa dirinya sudah sembuh, dia malah membiarkan rumor lumpuh itu terus berlanjut!!"
Anggun tak bisa berkata apa-apa setelah Lucas menjelaskan semuanya. Dia hanya terdiam melihat Alex Lauder yg berada di depannya.
"Cihhh,,,, dasar wanita sok polos," ketus Alex sembari melirik sebelah mata Anggun.
"Kau boleh pergi sekarang," pinta Alex kepada Lucas.
"Baik tuan!!"
Lucas pergi keluar meninggalkan Anggun dan Alex di kamar.
"Apa kau sedah percaya!!," Tanya Alex kepada anggun.
Anggun menjawabnya dengan sebuah anggukan kepada, dia tak berani mengatakan apapun lagi. Anggun sudah cukup jelas dengan penjelasan dari lucas bahwa pria yg di hadapannya adalah Alex Lauder sang suami.
"Jikau sudah percaya, maka aku akan!!!" Alex berjalan mendekati Anggun.
Tubuh Anggun tiba-tiba menciut seolah takut ketika di dekati oleh Alex. Mungkin karena anggun belum pernah bertemu dengan Alex Lauder sebelumnya, itu sebebnya dia merasa takut. Tapi anggun berusaha pasrah, apapun yang akan di lakukan Alex padanya malam ini itu hal yg wajib karena dia sudah menjadi suaminya. Pikir anggun dalam hati.
Alex yg menyadari sikap Anggun yg sudah pasrah, dia langsung menggendong dan menidurkan Anggun di Atas ranjang. Anggun terlentang di atas ranjang, diatasnya di susul oleh Alex Lauder. Alex Lauder membelai wajah Anggun dengan lembut, melihat, mengelus rambut dengan penuh cinta, kemudian meraba telingga anggun yg membuat Anggun terasa geli. Alex hendak mencium bibir Anggun, membuat anggun reflex memejamkan matanya.
Tapi bukan ciuman yang di dapat oleh Anggun, Alex malah mendekti telingga anggun, tersenyum sinis melihat sikap anggun dan alex berbisik di telingga anggun, "Kau pikir, aku sudi menyetuh dirimu!!!"
Deggggggg,,,,,
Mendengar perkataan Alex, Anggun langsung membuka matanya.
Anggun sudah melihat Alex bangkit dari tempat tidur, dia duduk dengan santainnya di sebuah kursi.
"Apa maksudmu ucapanmu alex," tanya Anggun kepada Alex.
"Anggun,,anggun," gumam alex sembari menggeleng-geleng kepala, " kau itu pura-pura bodoh atau memang bodoh hahh!!?"
Anggun tak mengerti sedikit pun ucapan dari Alex. "Maksudmu apa alex??"
"Aku sedikitpun tak tertarik kepada dirimu, dan kau tak pantas menjadi wanitaku. Bagiku, kau tidak jauh seperti w************n di luar sana, yang rela memberikan dirinya demi uang. Aku benci wanita seperti dirimu".
Air mata tiba-tiba menetes dengan deras membasahi wajah anggun. Setelah anghun mendengar semua ucapan,hinaan dari Alex. Anggun sendiri sebenarnya tak mau menikah tapi dia dipaksa oleh Rudi sang ayah.
"Lalau, kenapa kau mau menikah denganku??" Tanya anggun sambil terisak-isak.
"Kau pikir aku dengan senang hati menikah denganmu hahhh,,, Ini adalah sebuah kesalahan diriku harus menikahi wanita sepertimu!!!"
Semua emosi terpancar di wajah Alex, "kalo bukan karena ayahmu memiliki hutang, aku tak sudi harus menikah dengan mu!!!!" Teriak Alex kepada Anggun.
Anggun tak berkata apapun, dia hanya bisa menangis mendengar semua ucapan Alex yg begitu membencinya.
Alex sudah mengeluarkan semua emosi dan kebenciannya pada Anggun, "cihhhhh,," ketus Alex ketika melihat anggun.
Alex pergi meninggalkan keluar meninggalkan Anggun di dalam kamar.