Awal mula kejadian
Anggun duduk mengahap cermin, untuk melihat betapa menyedihkan dirinya.Hari ini adalah hari pernikahnya dengan seorang CEO yang bahkan dia tak kenal sedikit pun. Air mata yang terus mengalir seperti tak menurut pada nya. Bagaimana Anggun tak menangis dia harus rela meninggalkan kuliah dan cita-citanya tat kala kemarin tiba tiba ayahnya Rudi menyuruh dia untuk menikah.
Flashback satu hari.,,,
Brakkkkk,,,,
Suara pecahan kaca dari pot bungga menggentarkan seluruh ruangan rumah.
"Kacau,,,, kacau,,,,"
Teriak Rudi sambil menghancurkan barang yang ada di dekatnya.
"Ada apa pah???" Tanya sang istri Dona sambil kebinggungan,, " kenapa papa marah-.marah sambil menghancurkan barang-banrang???"
"Kita akan bangkrut mah,,, kita bangkrut"
"Apaaaaaa??"
Hari ini rudi pulang ke rumah lebih awal dari biasanya, yang biasa pulang malam sekarang baru jam tiga sore dia sudah di rumah sambil mara-marah.
Rudi di tipu oleh seorang pembisnis, sahamnya 80% dicuri di bawa kabur ke luar negri. Saat ini keluarga Rudi wijaya sedang di ambang kehancuran. Baru kali ini rudi ditipu dirinya sangat menyesal dan tak berdaya untuk saat ini dia hanya bisa marah tak karuan.
Dona istrinya rudi pun ikut menangis histeris tak rela jika dirinya harus menjadi miskin. Dia tak rela harus kehilangan kekayaan yang selama ini menyelimuti hidupnya. Bukannya menenangkan Rudi yang sedang pusing, Dona malah memaki Rudi yang merasa tak becus menangani pekerjaan yang malah kena tipu dan akan bangkrut.
Di saat itu juga di sela-sela Dona dan Rudi bertengkar karena tak mau jatuh miskin, tiba-tiba suara telpon berdenring menghentikan pertengkaran itu, dan ternyata itu suara hp Rudi. Sahabat rudi menelpon dia memberi solusi kepada Rudi sampai pada akhirnya Rudi pergi dari rumah untuk menemui sahabatnya yang menelpon.
***
Siang berganti menjadi malam. Saatnya Anggun untuk pulang kerumah. Biasanya anggun pulang kuliah jam lima sore, tapi karena hari ini ada urusan jadi dia pulangnya agak malam.
"Aku pulang" suara ceria Anggun di balik pintu rumah. Tapi sayangnya tak ada seorang pun yang menyambut kedatangan dirinya. Anggun malah disambut dengan kehening dan tak ada sepatah kata pun yang terucap dari orang rumah. Anggun merasa ada yang salah di dalam rumah dan benar saja ketika dia melihat sekeliling rumah, terutama di aula ruang tengah matanya membelotot kaget melihat begitu banyak kaca yang berserakan di lantai. Begitu hancur suasana di sana.
Kemudian, Anggun berjalan menghampiri Rudi yang sudak ada di ruangan untuk menanyakan apa yang telah terjadi.
"Apa yg terjadi pah??"
Rudi kemudian membalikan badan dan tiba-tiba.
Plakkkkkkkk!!!!...
Sebuah tamparan mendarat di pipi Anggun. Rudi menampar pipi anggun hingga meninggalkan memar merah di sana.
"Jam berapa ini??? Bukannya pulang kau malah keluyuran hah!!!" Teriak Rudi kepada Anggun, "Kau adalah seorang wanita Anggun, malu di lihat orang jam sepuluh malam baru pulang!!"
Tak kuasa menahan sakit karena di tampar, air mata mira jatuh begitu saja membasahi pipinya. "Maafkan anggun pah"
"Maaf??? Karena kesalahan mu ini, aku akan menikahkanmu besok dengan seorang CEO Besar!!"
"Apa menikah???," Teriak anggun kaget mendengar Rudi akan menikahkan dirinya. Anggun langsung menggelengkan kepala tandanya dia menolak untuk di nikahkan, "anggun ga mau menikah pah, Anggun-anggun ga mau!!"
"Kau tak bisa menolak nya anggun kau harus tetap menikah besok, tegas Rudi wijaya terhadap anggun.
"Kenapa harus Anggun pah kenapa?? Anggun juga ingin mengejar cita-cita anggn pah!!"
Rudi tak mendengar rengekan Anggun dia malah berteriak memanggil sesorang " FIRMAN!!"
Dengan sigap orang yang bernama Firman itu datang menghampiri Rudi " iya tuan!!"
"Kurung anggun didalam kamar!! Jaga dia jangan sampai kabur!!"
"Baik tuan!!"
Orang yg bernama firman itu langsung meraih tangan Anggun dan menyertnya ke dalam kamar. Anggun di kurung di dalam kamarnya sendiri, dia tak bisa melarikan sekeliling kamarnya di jaga oleh beberapa orang suruhan Rudi hingga sampai waktunya tiba besok dia menikah.
Di dalam kamar, Anggun terus menangis tak habis pikir dengan sikap ayahnya saat ini.
"Ayah benar-benar sudah berubah" suara hati anggun yg merasa ayahnya sudah seperti bukan ayahnya lagi.
Dahulu sebelum ibunya Anggun meninggal, rudi selalu menyanyagi Anggun melebihi apapu. Tapi setelah ibunya anggun meninggal akibat kecelakaan dan Rudi menikah lagi dengan Dona sikap dan perilakunya berubah drastis. Rudi lebih menyanyangi Siska adik anggun sekaligus anak dari Dona. Semenjak itu sikap dan prilaku Rudi benar-benar berubah.
Rudi lebih baik tidak mengakui Anggun sebagai anaknya dari pada harus kehilangan kekuasan dan martabatnya saat ini. Berbeda dengan siska jika siska dalam masalah atau siska yg pulang malan Rudi pasti selalu memaafkan dan membantunya memberikan solusi.
****
Jika harus mengingat kejadian kemarin saat Anggun dipaksa menikah air mata jatuh kembali membasahi pipinya. Hingga tiba-tiba, suara ketukan pintu menyadarkan anggun dari lamunan itu. Rudi wijaya bergegas masuk ke dalam kamar anggun.
Dia melihat Anggun yang duduk di depan cermin dan masih berantakan. Wajahnya yg pucat karena menagis semalaman ,rambut tak beraturan dan masih mengenakan piyama tidur itu, "Orang dari keluarga lauder sudah samapai dan kau masih seperti ini?? Kau mau membuatku malu??"
Anggun memabalikan badan kemudian melihat ke arah Rudi "ayah , apa kau yakin aku harus menikah dengannya??"
Dengan berat hati Rudi wijaya membungkuk dihadapan Anggun, "gun anggap saja ini balas budi karena ayah sudah mengurus mu sejak kecil, adik mu siska dia pantas mendapatkan yg lebih, kau mengalahlah dari nya okay!!"
Rudi takut anggun akan mengagalkan rencananya, karena alasan rudi menikahkan anggun dengan Alex lauder,hanyalah rudi berhutang 2 milliar kepada perusahaan alex untuk menyelamatkannya dari kebangkrutan kemarin. Untung saja kemarin ada teman rudi yg tiba-tiba menawarkannya untuk berhutang kepada perusahaan alex dengan jaminan anak gadis rudi harus menikah dengan alex lauder yang di kabarkan dia cacat tidak bisa berjalan.
"Siska tidak pantas menikah dengan alex karena alex lumpuh gun, itu akan merusak masa depannya. Ayah mohon gun kau menikahlah dengannya. Dia anak pertama dari keluarga Lauder, ayah yakin kau akan bahagia!!"
Banyak beredar kabar di tv dan internet, katanya anak pertama keluarga Lauder yauitu Alex lauder lumpuh akibat kecelakaan maut 17 tahun lalu yg merengut nyawa istri dari keluarga lauder.
Anggun memalingkan badan dan langsung membelakangi Rudi , "Apa aku bukan anak mu??"
Serentak mata Rudi membola mendengar perkataan anggun, "bu-bukan begitu, kau juga anakku tapi cobalah mengerti gun!!"
Dengan berat hati anggun mwnjawab dengan lantang, "Aku mengerti, aku akan mengikuti semua perkataan mu, ini adalah bayaranku terimakasih selama ini kau telah merawat dan membesarkan diriku!!"
"Terimaksih, terimakasih gun, kau telah mengerti keadaan ayah!!" Dengan penuh kebahagiaan dan senyuman di wajah rudi, akhirnya keluarga wijaya tidak akan bangkrut, "kau bersiaplah, aku akan menyambut keluarga Laeuder!!"
Melangkah meninggalkan anggun di kamar, rudi dengan bahagia keluar untuk menyambut keluarga Lauder.