Bab 13

1208 Words
Hari ini Kayla libur sekolah karena hari ini hari Minggu dan dia sekarang sedang bersiap dengan baju olahraga nya pagi ini dia akan melakukan lari pagi dengan Abang nya sebenarnya dia tidak mau tapi gara-gara Abang nya yang sedari tadi mengganggu tidurnya membuat dia mau tak mau mengikuti kemauan Abang nya. "Ayo lah dek keburu siang nanti lama amat sih kamu!" ujar bang Rifal. "Iya bentar napa bang ini lagi pakai sepatu," ucap Kayla kesal. "Dari tadi kok gak kelar-kelar sih lama banget kek siput tau kamu itu!" seru bang Rifal yang masih menunggu didepan pintu kamar Kayla. "Sana pergi aja sendiri udah maksa gak sabaran lagi!" kesal Kayla. "Yaya Abang mu yang ganteng ini selalu sabar kok jadi Abang akan selalu menunggu kamu sampai selesai," ujar bang Rifal. "Bang ayo cepetan dah siap ini katanya mau lari," seru kayla berdiri menghampiri bang Rifal. "Yaudah Yok," balas bang Rifal lalu mereka berdua segera pergi untuk lari pagi. "Uy enak ya udara pagi hari," ujar Kayla sembari lari-lari kecil. "Apa aku bilang untung kita gak kesiangan coba aja kalau kita udah kesiangan kita cuma kepanasan aja gak dapat udara pagi hari kayak sekarang ini kan," seru bang Rifal. "Iya aja deh oh iya bang nanti jangan lupa kita mampir di taman yang kemarin ya aku mau jajan kan disana banyak yang jualan," ujar Kayla semangat. "Iya-iya nanti kamu yang traktir Abang ya!" goda bang Rifal. "Kok aku sih bang kan aku ini adek Abang harus nya Abang yang traktir aku," kesal Kayla. "Oke nanti Abang yang traktir tapi jangan banyak-banyak," pinta bang Rifal. "Siap bang gak banyak kok cuman nanti aku jajannya yang aku mau aja," ujar Kayla. "Hmm iya aja ya," balas bang Rifal lalu lari mendahului Kayla. Setelah berlari cukup jauh bang Rifal dan Kayla memutuskan untuk beristirahat di taman yang kemarin mereka segera mencari tempat duduk yang kosong karena biasanya hari libur gini taman ramai dipadati oleh pengunjung. "Capek juga ya bang!" seru Kayla. "Parah Lo dek baru sebentar aja udah capek," ujar bang Rifal. "Kalau Abang mah udah biasa kali jalan jauh jadi gak heran juga," seru kayla. "Makanya kalau kamu diajak lari pagi itu mau jangan hanya cuman kalau hari libur aja," ucap bang Rifal. "Ya kan capek bang kalau pulang sore terus sekolah nya," keluh Kayla. "Jadi orang gak boleh ngeluh Kay! kalau kamu ingin jadi orang sukses dan kamu harus pandai-pandai bersyukur banyak diluar sana orang-orang yang gak bisa sekolah karena masalah biaya," ujar bang Rifal. "Iya bang Kayla akan selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT," balas Kayla. "Gitu dong baru adek Abang! oh iya kamu mau jajan apa Abang haus nih?" tanya bang Rifal. "Aku mau es kepal aja kak kayaknya enak nih panas-panas habis olahraga minum es," seru kayla. "Kalau habis olahraga itu gak boleh minum es gak baik buat kesehatan air mineral aja ya!" pinta bang Rifal. "Gimana sih tadi tanya Sekarang gak boleh gimana sih! Aneh sekali, yaudah deh air mineral aja," balas Kayla. "Mau jajan yang lain gak?" Tanya bang Rifal. "Emm boleh deh aku mau cilok color sama telur gulung bang," balas Kayla. "Kamu itu laper atau doyan sih?" Seru bang Rifal. "Hehehe dua-duanya bang habis laper tadi pagi kan belum sarapan," balas Kayla. "Yaudah tunggu bentar Abang beliin dulu," seru bang Rifal lalu pergi menuju penjual makanan. Sembari menunggu Abang nya datang Kayla menyibukkan diri dengan menikmati pemandangan sekitar taman mulai dari anak kecil yang sedang bermain-main hingga orang yang lagi pacaran berduaan. "Seru juga disini ya apalagi kalau buat orang pacaran kayaknya nyaman-nyaman aja, mana Mereka mesra lagi duh bikin yang jomblo iri aja!" seru Kayla namun tiba-tiba Abang Kayla datang membuat Kayla terkejut. "Gak usah iri sama mereka kita gini aja udah kayak orang pacaran hahaha," goda bang Rifal. "Ih apaan sih bang! ya kali gue pacaran sama Abang aku sendiri, kalaupun Abang bukan Abang Kayla, Kayla gak akan mau pacaran sama Abang, Abang kan orang nya nyebelin," ejek Kayla. "Dih siapa juga yang mau sama putri ratu siput seperti kamu deh hahaha," balas bang Rifal. "Ih apaan sih bang gak lucu tau!" kesal Kayla. "Biarin yang penting bagi Abang lucu Wee," ujar bang Rifal. "Serah deh bang mana jajanan aku?" Tanya kayla. "Awas nanti cepat tua kalau marah mulu, nih jajan kamu!" ucap bang Rifal memberikan jajanan nya. "Biarin yang penting sekarang aku mau makan," seru Kayla. "Iya deh, habis ini pulang ya Abang soalnya mau pergi ke rumah teman Abang," pinta bang Rifal. "Iya," lalu Kayla menikmati jajanan nya dengan lahap setelah selesai mereka memutuskan untuk pulang. Biasanya kalau libur sekolah Azka akan menghabiskan waktunya untuk tidur namun tidak dengan sekarang teman -temannya Roni dan Dimas tiba-tiba datang ke rumah Azka dan menganggu waktu tidurnya Azka. "Assalamualaikum Tante," sapa Dimas dan Roni. "Eh kalian waalaikumussalam sini-sini silahkan masuk," seru mama Azka. "Iya Tan btw Azka ada kan Tan?" Tanya Roni. "Ada kok tuh dia masih tidur dikamar nya sana kalau mau bangunin!" ujar mama Azka. "Yaudah kalau gitu Tan aku sama Dimas ke kamar azka dulu," ucap Roni. "Silahkan, Tante juga mau ke dapur dulu," seru mama Azka. Lalu mereka berdua pergi ke kamar azka. Tok tok tok namun tidak ada sahutan sehingga Roni dan Dimas memutuskan untuk masuk ke kamar azka. Dan benar Azka masih tertidur pulas di tempat tidurnya. Ide jahil pun muncul dipikiran Roni dan Dimas untuk membangunkan Azka. "Azka bangun ada kebakaran cepetan!" teriak Roni dan Dimas sembari meloncat-loncat di atas kasur milik Azka. "Ayo cepetan bangun keburu apinya membesar!" seru Roni. Azka yang mendengar itu kaget dan bangun lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil air. "Mana yang kebakaran?" seru Azka dengan muka bangun tidurnya sembari membawa ember berisi air. Roni dan Dimas yang melihat itu lalu tertawa terbahak bahak. "Lo pada ngerjain gue kan!" kesal azka. "Hahahaha Lo mau ngapain sih ka bawa-bawa ember segala," ejek Dimas. "Minggir sana gue mau tidur Lo pada sana pergi gangguin tidur gue aja," kesal Azka lalu kembali ke tempat tidur nya. "ka Lo tega ya masak kita jauh-jauh kesini sekarang malah diusir," seru Roni. "Serah Lo pada!" ujar Azka lalu kembali tidur. "Bangun woy! ayo nongkrong ke tempat biasanya," ajak Dimas. "Gak lah gue mau dirumah aja lagi malas keluar!" balas Azka "Masak kita pergi cuman berdua kan gak seru ka," ujar Roni. "Betul tuh ka ayo lah," seru Dimas. Namun tidak ada sahutan dari Azka. "Yaudah kalau Lo gak mau mending kita main PS nya Lo aja," seru Roni. "Iya Ron bener kata Lo, gue ambil dulu," ujar Dimas lalu mengambil PS nya Azka. "Jangan Lo pada berantakan kamar gue awas aja Lo pada kalau sampai kek kapal pecah!" seru Azka. "Iya-iya kok lu sekarang sewot sih ka semenjak Lo kenal sama Kayla," ujar Dimas. "Iya tuh bener apa jangan-jangan Lo udah mulai ada benih-benih cinta sama Kayla?" seru Roni. "Apa sih Lo pada gak jelas, lagian amit-amit juga gue suka sama dia," ucap Azka. "Jangan gitu ka awas aja nanti benci bisa jadi cinta Lo," goda Dimas. "Sekali Lo bilang gitu gue suruh Lo pada pergi dari sini!" ancam Azka. "Ih ngeri deh iya-iya gitu aja baperan sih," ucap Roni. Namun Azka memilih untuk tidak menanggapi nya lagi dan memilih untuk tidur kembali. Dan roni sama Azka kemudian sibuk dengan PS mereka.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD