Bab 12

1997 Words
Jam sudah menunjukkan pukul 06.30 wib namun Kayla masih belum terbangun dari tidurnya. Sehingga bunda Kayla memutuskan untuk menghampiri kamar Kayla untuk membangunkan Kayla. "Sayang ayo bangun! udah siang nanti terlambat ke sekolah Lo," seru Bunda Kayla dibalik pintu kamar Kayla sembari mengetok pintu kamar Kayla. "Hem iya Bun Kayla udah bangun," balas Kayla. "Yaudah kalau gitu bunda ke bawah ya! jangan lupa habis ini langsung mandi biar nanti tidak terlambat," seru Bunda Kayla. "Iya Bun," bunda kayla pun pergi kembali ke dapur untuk mempersiapkan sarapan. "Kok kepala gue pusing sih, badan gue juga lemes apa ini efek semalam kehujanan ya? Yaudah lah mungkin ini cuman sebentar lebih baik gue mandi dulu ntar keburu terlambat," ujar kayla Kemudian pergi ke kamar mandi. Setelah selesai mandi dan memakai seragam dan sepatu nya kayla Kemudian memutuskan untuk ke bawah dan bergegas untuk pergi ke sekolah. "Pagi Bun!" sapa kayla namun lirih. "Pagi juga sayang! kok tumben kamu lemas, apa kamu sedang sakit? muka kamu juga pucat," seru Bunda Kayla. "Gak papa kok Bun cuman sedikit pusing aja," balas Kayla lalu duduk di kursi meja makan. "Kalau kamu sakit gak usah pergi ke sekolah dulu nanti kamu bisa ijin ke guru kamu," ujar Bunda Kayla. "Gak papa Bun nanti habis minum obat palingan juga sembuh," seru kayla. "Yaudah kalau gitu bunda ambilkan obat nya, kamu sarapan dulu," ujar Bunda Kayla. "Yaudah Bun," Kayla kemudian menikmati makanan yang sudah disediakan oleh bundanya. Tak lama Kemudian bunda Kayla datang membawa obat. "Ini dek obatnya diminum dulu biar cepat sembuh," seru bunda Kayla sembari memberikan obat nya. "Iya Bun makasih!" balas kayla lalu meminum obatnya. "Oh iya Bun kalau begitu Kayla pergi dulu ya assalamualaikum," pamit Kayla lalu pergi berangkat ke sekolah. Dilain sisi Azka sedang berada di kantin, tak seperti biasanya Azka tadi datang ke sekolah pagi-pagi buta entah apa yang telah merasuki nya atau mungkin ada sesuatu yang membuat dia datang lebih awal. "Buk buatin saya kopi panas sama mie rebus ya!" pinta Azka pada Bu kantin. "Oke siap tunggu bentar ya, ibu lagi buatin minum untuk dia!" balas ibu kantin pada Azka sembari menunjuk salah satu murid. "Ya," seru Azka. Sambil menunggu kopi dan mie nya jadi Azka memutuskan untuk menikmati sepuntung rokok dan melihat hpnya dan mengecek akun sosmed nya. "Kalau dilihat dengan dekat Kayla seperti Dia (Difa mantan Azka dulu) gue jadi kangen Lo dif! andai waktu itu gue datang lebih awal pasti semuanya gak bakal terjadi pada Lo," ujar Azka menyesal sembari melihat foto Kayla yang tak sengaja muncul di halaman beranda i********:. Namun tiba-tiba Bu kantin datang dengan membawa nampan berisi kopi dan mie rebus pesanan Azka. "Ini kopi dan mie rebus nya," seru Bu kantin. "Oh ya makasih!" ujar Azka ramah. Azka sebenarnya orang nya baik dan ramah apabila sama orang yang lebih tua tapi ada yang sesuatu hal yang membuat dia menjadi kayak sekarang nakal dan dingin. Kayla pun telah sampai di sekolah nya dia segera memarkirkan mobilnya dan menuju ke kelas nya. "Hay guys!" sapa kayla pada teman temannya namun suaranya terdengar lemas. "Hay! eh bentar Kay Lo lagi sakit ya? muka Lo lemes banget!" seru Sarah. "Eh gak kok gue baik-baik saja! cuman sedikit pusing aja santai," ujar Kayla. "Yakin lo Kay? kalau Lo sakit mending Lo pulang aja!" ucap bela. "Gak kok yakin gue gak papa! lagian tadi gue juga udah minum obat palingan sebentar lagi udah baikan," balas kayla. "Yaudah kalau gitu nanti kalau ada apa-apa bilang aja sama kita," seru bela. "Iya btw makasih ya udah mau jadi temen gue, gue bersyukur bisa kenal sama kalian semua," ucap Kayla. "Kay jadi terharu kan gue sini-sini peluk," ucap Sarah kemudian kayla sarah dan bela saling berpelukan. Tak lama kemudian bel masuk sudah berbunyi semua murid bersiap untuk mengikuti pelajaran nya masing-masing termasuk Kayla dan teman-teman nya. Disepanjang pelajaran kayla tidak fokus karena kepala Kayla semakin pusing dan berat alhasil dia hanya diam saja. Jam menunjukkan pukul 12.30 namun bel pulang sekolah telah berbunyi dan itu membuat semua murid bergembira karena hari ini mereka pulang lebih awal dari biasanya. "Yes beneran itu bel pulang sekolah kan? tumben kita pulang lebih awal ada gerangan apakah?" Seru Dimas yang bersemangat. "Dimas kamu jangan bikin kegaduhan dikelas ya! dengarkan pengumuman dulu," pinta pak guru. "Hahaha iya pak maaf maklum terlalu bersemangat," balas Dimas. "Dasar lo!" ujar Roni. "Bodo amat lah, yang penting sekarang pulang lebih awal ye," seru Dimas. Tak lama kemudian speaker kelas berbunyi menandakan akan ada pengumuman. "Bapak harap kalian Diem dulu, dengarkan pengumuman nya!" seru pak guru. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh maaf sebelumnya diberitahukan kepada seluruh siswa SMA Nusa bangsa bahwa hari ini kalian dipulangkan lebih awal, dikarenakan bapak ibu guru akan ada rapat! demikian pengumuman nya wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap guru yang mengumumkan. "Alhamdulillah pulang lebih awal kita!" sorak Dimas lalu naik di atas meja. "Dimas kamu ngapain disitu gak sopan sekali! sekarang kamu maju ke depan kerjakan soal yang ada papan tulis cepetan," tegas pak guru. "Eh maaf pak jangan saya dong yang suruh ngerjain saya tidak bisa yang lain aja ya pak!" balas Dimas lalu turun dari meja. "Kok jadi kamu yang ngatur saya, disini yang jadi gurunya saya atau kamu sih? cepetan maju sekarang sebelum saya benar-benar marah Dimas!" ujar pak guru menahan emosinya. "Eh iya-iya pak," seru Dimas lalu maju kedepan. "Untuk yang lain silahkan berkemas-kemas," pinta pak guru. Kayla dan teman-temannya saat ini sedang menuju ke parkiran. Mereka hari ini berencana untuk main ke rumah Kayla karena sudah lama sekali Sarah dan bela tidak berkunjung ke rumah Kayla. "Eh Kay ntar kalau udah sampai dirumah, Lo gue mau numpang mandi ah badan gue lengket nih," seru bela. "Oke," balas Kayla. Namun ketika mereka hendak masuk kedalam mobil tiba-tiba Kayla tanpa sengaja melihat Azka dan teman-teman nya yang hendak mau pulang sontak Kayla ingat kalau hari ini ada jadwal untuk belajar bareng sama Azka, Kayla akhirnya memutuskan untuk menghampiri mereka. Bela dan Sarah yang sudah didalam mobil pun kemudian Keluar karena Kayla yang tiba-tiba pergi. "Eh bentar," ujar Kayla pada Azka. "Apa?" Tanya Azka. "Hari ini kan ada jadwal belajar bareng kok Lo malah pergi sih!" seru kayla. "Libur hari ini doang gak papa kan gue ada urusan," ucap Azka. "Gak boleh kita tetap harus belajar bareng, nanti kalau nilai Lo tetap jelek gue dong nanti yang disalahin gue gak mau nilai gue yang jadi taruhannya oke," ujar Kayla penuh. "Ih ribet amat sih Lo!" kesal azka. "Bodo amat! pokoknya gue gak mau tahu hari ini kita tetap belajar titik dan buat kakak berdua kalian boleh pergi," seru kayla. "Yaudah bro Lo ngikut dia aja toh ini juga buat kebaikan Lo," ujar Roni. "Iya bro bener apa yang dikatakan sama Roni kalau gitu kita duluan, d**a adek cantik!" seru Roni kemudian pergi. "Dasar buaya darat," ujar Kayla. "Oh ya hari ini kita mau belajar dimana?" Tanya kayla. "Di kafe aja sekalian makan siang gue lapar," ujar Azka. "Oke eh iya bentar gue mau ngomong sama temen gue," Seru kayla lalu pergi menghampiri teman temannya tadi. "Eh guys sebelumnya gue minta maaf sama Lo pada hari ini ternyata gue ada jadwal belajar bareng sama Azka gimana dong?" Ujar Kayla. "Lah ga jadi dong!" seru bela kecewa. "Maaf sekali lagi ya guys, lain kali deh," pinta Kayla tak enak hati. "Yaudah deh kalau gitu gak papa, besok lain kali aja," ujar Sarah. "Apa gue antar kalian pulang dulu?" pinta Kayla. "Gak usah Kay nanti gue telpon supir gue kalau gak nanti juga bisa naik taksi," balas bela. "Yah gue jadi gak enak sama kalian! Maafin gue ya!" seru kayla. "Udah gak papa santai aja," ujar Sarah. "Yaudah kalau gitu gue pergi dulu, bay!" ujar Kayla kemudian masuk ke dalam mobilnya dan mulai melajukan nya menuju tempat Azka tadi. "He Lo duluan ntar gue ngikutin Lo dari belakang!" pinta Kayla lalu Azka menurutinya. Setelah beberapa menit Azka menghentikan motornya didepan sebuah kafe yang terbilang cukup modern. Kayla memutuskan untuk menghampiri Azka lalu mereka berdua segera masuk dan memilih tempat. "Lo mau pesan apa?" tanya Azka sembari melihat daftar menu. "Jus alpukat aja," balas Kayla. "Makannya?" Tanya Azka lagi. "Gak gue minum aja, soalnya gue juga gak lapar," balas Kayla. "Mba!" ujar Azka pada pelayan kafe. "Saya pesan jus alpukat 1 kopi satu sama spaghetti nya satu," ujar Azka. "Baik mas pesanan akan kami buatkan mohon untuk ditunggu!" pinta pelayan, setelah itu dia pun pergi. "Oke sekarang kita lanjutkan Pelajaran yang kemarin buku Lo mana?" seru Kayla menahan sakit kepalanya. Sebenarnya sedari tadi pusing yang ada di kepalanya semakin bertambah! namun dia bersikap seolah-olah baik-baik saja karena dia tidak mau merepotkan orang-orang yang ada disekitarnya ditambah Sekarang badannya mulai melemas. "Bentar!" balas Azka sambil mengeluarkan buku nya. Namun ketika Azka sedang mengeluarkan buku nya tiba-tiba dia mendengar Kayla merintih kesakitan. "Aduh," seru kayla menahan sakit yang ada di kepala nya. "Kenapa Lo?" Tanya Azka. "Hah gapapa kok!" bohong Kayla. "Gak usah bohong kalau Lo sakit bilang aja!" seru Azka. Sebenarnya sedari tadi Azka sudah mengetahui jika Kayla sedang sakit dilihat dari mukanya yang pucat udah keliatan namun Azka gengsi untuk bertanya. "Oh gak papa kok cuman sakit kepala aja bentar lagi juga sembuh," ujar Kayla. "Jujur aja Napa sih! kalau Lo sakit tinggal bilang gak usah dipaksakan untuk ngajarin gue, Lo sakit Karna semalam kehujanan kan?" tegas Azka. "Ya kan gue secara tidak langsung kan punya tanggung jawab atas nilai Lo jadi gue harus bersikap profesional" seru kayla. "Ya gak gitu juga kan, gini aja gimana cara buat membuat orang lain bisa sedangkan saat ini Lo aja lagi nahan sakit, jadi orang itu jangan egois jangan cuman mikirin orang lain! diri Lo juga perlu untuk Lo pikirkan," tegas Azka. Alhasil membuat Kayla diam. Baru kali ini ada orang yang menasehati dengan nada yang tinggi selain ayahnya itu membuat Kayla takut, karena dia tidak suka dengan suara keras walaupun itu hanya menasehati nya bagi dia itu seperti bentakan. Azka yang mengetahui reaksi Kayla yang ketakutan alhasil merubah nada bicaranya. "Hari ini kita gak usah belajar dulu sekarang gue pesan makanan buat Lo! habis ini Lo gue antar pulang," ujar Azka. "Mas ini pesanan nya!" seru pelayan kafe. "Terimakasih MB oh iya saya pesan spaghetti nya satu lagi," ujar Azka. "Baik mas tunggu sebentar!" balas pelayanan nya lalu pergi. "Sekarang Lo makan dulu biar sakit Lo gak nambah!" pinta Azka. Dan Kayla pun menurutinya lalu melahap makanannya. Tak lama kemudian pesanan Azka dan dan Azka segera memakannya lalu menghantarkan Kayla pulang. "Udah selesai kan Lo kita pulang sekarang! kunci Lo mana biar gue antar Lo pakai mobil Lo, motor gue biar gue titipin disini," seru Azka. Lalu Kayla memberikan kuncinya dan mereka menuju ke tempat parkir setelah itu bergegas untuk pulang. Disepanjang pelajaran pulang Kayla hanya diam saja membuat Azka merasa salah karena tadi. Azka memutuskan untuk meminta maaf kepada Kayla. "Maaf kalau gue tadi berlebihan sama Lo," ujar Azka fokus menyetir. "Hmm iya gak papa," balas Kayla kalau keheningan pun menyelimuti mereka kembali hingga sampai di rumah Kayla. "Ini kunci mobil Lo gue balik dulu," seru Azka. "Oke makasih, oh ya bentar ini jaket Lo yang kemarin!" ujar Kayla sambil mengambil jaket yang ada di jok belakang. "Oke," balas azka lalu pergi. "Hmm baik juga ternyata dia," seru Kayla lalu masuk kedalam rumah. "Assalamualaikum," seru kayla namun tidak ada sahutan. "Assalamualaikum!" seru Kayla lagi namun masih tidak asa sahutan. "Eh non Kay udah pulang?" Jawab pembantu Kayla. "Iya Bu kok sepi bunda kemana?" Tanya Kayla. "Nyonya lagi pergi Arisan non!" jawab pembantu Kayla. "Oh gitu yaudah Kayla naik keatas dulu ya Bi," seru kayla lalu pergi meninggalkan bibi dan menuju ke kamarnya. "Hmm lebih baik gue minum obat habis ini tidur kepala gue sakit sekali," seru kayla. "Eh kok gue heran ya sama dia biasanya kalau hari-hari biasa dia itu irit bicara dan nyebelin, tapi tadi dan semalem dia kok jadi kayak cerewet gitu apa dia punya dua kepribadian? Kok gue malah mikirin dia sih tahu ah pusing gue," Ujar kayla lalu memilih untuk mengambil obat dan meminum nya habis itu tidur.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD