Setidaknya aku melihat kegelapan dengan matamu Jadi aku tidak pernah kesepian Karena kamu akan menemaniku, ke manapun aku pergi ~Carlista Rona~ Kini di ruangan rawat inap Lista tidak hanya ada Chanan, Dokter Lukman, dan bi Yuli. Tapi ada juga dokter dan beberapa perawat yang telah melakukan operasi pemindahan mata Lista ke Rizal dan sebaliknya. Mereka semua sedang menunggu Lista membuka matanya. Perban berhasil terlepas dari mata Lista. Gadis itu pun mulai membuka kedua matanya secara perlahan. Semua orang menatapnya baik-baik, menunggu bagaimana reaksinya setelah ini. Namun, reaksi Lista justru di luar dugaan mereka. Saat melihat apa yang ada di depannya sekarang ini, Lista justru menarik sudut bibirnya ke atas untuk membentuk senyuman. Hal itu tentu membuat mereka terheran, harusnya

