Bayang-Bayang Kairi.

1111 Words

​Deru mesin Rolls Royce Phantom yang halus namun bertenaga itu seharusnya memberikan ketenangan bagi siapa pun yang duduk di balik kemudinya, namun bagi Lewis Jaydenson Takizaki, suara itu terdengar seperti detak jantung yang berpacu melawan waktu. Ia memacu kendaraannya keluar dari gerbang Mansion Takizaki dengan kecepatan yang sedikit di atas rata-rata, meninggalkan aroma konflik di meja makan dan isak tangis ibunya yang masih terngiang di telinga. Namun, begitu ban mobilnya menyentuh aspal jalanan Jakarta yang masih basah dan mengilap oleh sisa-sisa hujan semalam, amarahnya terhadap Zakiyah perlahan-lahan tergeser oleh sesuatu yang jauh lebih mendesak dan menghantui. ​Lewis mencengkeram kemudi berlapis kulit itu dengan kuat, hingga buku-buku jarinya memutih. Matanya menatap lurus ke de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD