01, 02, dan 05 berkumpul di dalam kamar Alex. Ketiganya duduk diam, suasana terasa berat dan menekan. Alex sendiri masih duduk santai di kursinya, menikmati minuman di tangannya, seolah situasi ini sama sekali tidak berarti apa-apa baginya. Tanpa menoleh, Alex akhirnya membuka suara. “Apa yang kalian lakukan?” Ia meletakkan gelasnya perlahan. “Kenapa kalian tidak menjalankan misi yang kuperintahkan?” 01 menjawab dengan penuh percaya diri. “Aku membantu Dokter Kelly untuk mencarimu, Kapten. Aku dengar kapten sedang berada di luar gedung hotel.” Tatapan Alex langsung tertuju pada 01. Tatapan itu dingin, tajam, dan penuh tekanan. “Apakah kalian… tidak berbohong?” 01, 02, dan 05 langsung terdiam membisu. Tatapan intimidasi dari kapten terasa nyata, seperti sedang ditatap oleh binatang

