Aurora sungguh tidak menyangka kalau Daru berpikir seperti itu padanya. Apalagi mereka telah lama saling mengenal, sejak dari bangku SMA. Bisa-bisanya Daru berpikir demikian, kalau dia adalah kekasih gelap dari pria kaya. Aurora tadinya ingin mengatakan kalau dia hanyalah pelayan di rumah keluarga Eisen, di rumah Fabian. Tapi hatinya terlanjur sakit dan kecewa oleh perlakuan Daru. Baiklah, Daru bisa memikirkan apa saja mengenai dirinya. Tapi, kenapa dia juga harus menuduh Fabian seperti itu? Padahal dia tidak.mengenali Fabian sama sekali. Sore ini, mereka akan pergi lagi ke restoran untuk part time, Aurora tidak tahu bagaimana menghadapi Daru selanjutnya. Dia pasti akan sangat kecewa. Auorora juga akan pergi sendiri nanti, tidak perlu lagi menunggu Daru. Aurora mendesah. Dia bertemu D

