69

963 Words

Tempat konferensi pers akhirnya disepakati besok pukul sebelas siang di kantor manajemen milik Aaron. Pria itu sudah mengundang berbagai media di New York sehingga kerumunan wartawan berangsur-angsur berkurang di bawah apartemen Byron.           Namun meskipun begitu, hal itu tetap tidak bisa membuat mereka bernapas lega. Tidak sebelum masalah ini benar-benar selesai. Mereka harus tetap mengantisipasi apa yang akan Lena perbuat nantinya. Wanita itu tidak mungkin diam saja dengan konferensi per situ.           “Apa kau tahu di mana hotel tempat Lena menginap?” Tanya Zac saat ia tidak juga bisa menghubungi wanita itu karena Lena mematikan ponselnya.           Byron menggeleng. “Kau tahu dia selalu muncul tiba-tiba seperti seorang penyihir.”           “Kau tidak berniat untuk bicara denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD