Seharusnya tadi malam menjadi malam terindah bagi Byron setelah masa selibatnya yang panjang. Namun ternyata, pagi ini jauh lebih indah daripada apa yang ia harapkan terjadi tadi malam. Memiliki Zoe di tempat tidurnya adalah hal paling luar biasa yang pernah Byron alami. Gadis itu tertidur dengan tenang dan sangat nyenyak. Rambut panjangnya tergerai indah di atas bantal. Kedua tangan Zoe melingkari pinggang Byron dengan posesif. Kaki panjangnya mengait kaki Byron hingga ia tidak bisa bergerak. Oh, Byron bisa bergerak, tetapi ia tidak ingin. Ia masih ingin menikmati keindahan yang terpampang di hadapannya ini. Ini adalah mimpi yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tangan Byron mengusap rambut Zoe hingga gadis itu semakin mendekat ke arahnya. Tuhan, bet

