Bab Dua Puluh Lima

1247 Words

                                            Bicara dengan Drew.                                                     ***              Tangan Sandy sudah menarik tengkuk Avita, mereka hampir saja menyatukan bibir mereka, Sandy sudah semakin menekan tengkuk Avita, mata Avita pun sudah terpejam, sedikit lagi hingga bibir mereka bisa menyatu.              “Avita ...,”              Terdengar bel dan panggilan untuk Avita, Avita yang masih berada di posisinya tertahan di pangkuan Sandy, sekali lagi bunyi bel itu mengisi rumah Avita yang sunyi, Sandy benar-benar menampilkan wajah yang kecewa, begitu pun Avita , ia merasa menjadi tak enak dengan keadaan seperti ini.              Avita menyelipkan anak rambut di telinga, ia berdiri dari pangkuan Sandy dan menuju pintu besar berwarna putih denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD