Seragam Pernikahan Drew *** Selama lima menit yang lalu, Avita mau pun Sandy tak ada yang membuka suara, Avita juga tak berniat untuk beranjak ke dapur guna menyiapkan minuman untuk Sandy, rasanya terlalu malas. “Ah,” akhirnya Avita menyerah, ia mentapa tangannya yang sedari tadi digenggam oleh Sandy, iya, semenjak masuk ke dalam rumahnya dan mempersilahkan Sandy duduk di sofa ruang tamunya, tangan mereka saling menggenggam, walau tak ada suara yang terdengar di rumah besar nan sepi itu, tapi perasaan Avita menghangat hanya karena genggaman itu. “Aku bikin minum dulu,” lanjut Avita, setelahnya ia pergi ke dapur, meninggalkan Sandy di ruang tamunya, sendiri. Saat sudah menuangk

