Axel menaiki anak tangga dengan cepat, meninggalkan kedua orang tuanya yang masih berada di ruang keluarga. Xena kecil nampak terkantuk-kantuk dalam gendongan Axel. Baru saja Axel ingin membuka pintu kamar, ternyata Viona lebih dulu membukanya dari arah dalam. "Xena kenapa?" tanya Viona, melihat sang putri sudah mulai oleng. "Hush, jangan berisik! Xena mau tidur," bisik Axel, berlalu masuk ke dalam. Viona yang tadinya berniat menyusul Axel, membatalkan niatnya, saat sang suami dan putrinya sudah masuk ke kamar. Tanpa bersuara atau bertanya apa-apa. Viona memperhatikan wajah Axel dari arah sudut kamar, tempat dirinya berdiri sekarang. Kenapa Dipta dari tadi cemberut? Kesal atau apa? batin Viona, penasaran. "Kemari lah!" pinta Axel, menepuk tepi tempat tidur di sampingnya. Viona berjal

