Bagian 13. Pembuktian Cinta?

1410 Words

Setelah mengucapkan kalimat terakhirnya, dia kembali menyibukkan diri memasukkan pakaiannya ke dalam koper. Sementara aku tetap berdiri terpaku di tempat, menatapnya hingga selesai mengemaskan semua barang-barang keperluannya. Tungkaiku serasa lemas untuk melangkah, meski hanya sekadar memindahkan tubuh ke tempat tidur. Aku justru memilih bersandar pada daun pintu, menopang tubuh yang bagai tidak bertenaga. Setelah selesai memasukkan semua barang bawaan ke dalam koper dan meletakkan benda itu di salah satu sisi dinding, Zain menoleh padaku. Ia menatapku sendu dari tempatnya berdiri, cukup lama. Entah apa yang sedang dia pikirkan. Lalu samar kutangkap dari balik mataku yang masih menyisa embun, dia melangkah perlahan menuju ke arahku. "Cahaya," panggilnya pelan. Suaranya bergetar, tet

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD