Part 11

868 Words

Chris menyisir rambutnya dengan kasar. Amarah sekaligus kecewa masih mendiami hatinya. "s****n!!" makinya kencang lalu menenggak segelas cairan bening di dalam gelas kristalnya. "Kenapa lo?" tanya Robby Sinaga. Teman berdarah batak yang usianya sama dengan dirinya. Selain teman dia adalah salah satu orang yang dapat dipercayanya selama ini. "Kenapa cewek yang gue cintai nggak pernah bisa melihat gue!? Dimana kekurangan gue?" maki Chris dipenuhi emosi yang sudah mengalir di seluruh nadinya. Robby menepuk bahu sahabatnya. "Lo hampir sempurna bos dan kekurangan lo cuma satu." Satu alis Chris naik ke atas. "Maksud lo?" "Lo nggak pernah mengenal cewek yang lo cintai dengan baik," jawab Robby santai. "Gue mengenal Ananta dengan baik," sanggah Chris cepat. "Tapi, apa lo tahu hal apa yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD