Chapter 27

1191 Words

“Jadi, apa maksud kamu pada intinya, Regan?”  Zee memendam kekesalannya sebisa mungkin—sepertinya dia akan memendam terus amarahnya selama menikah dengan Regan. “Kita sekamar, Zee. Hanya itu pilihannya.” Zee berdecih. “You must be kidding me.” “Tidak. Pilihannya antara kamu tidur di kamar itu denganku, atau kamu tidur di sofa,” ucap Regan dengan tegas—dan tolong jangan lupakan juga ekspresinya yang sangat garang. “Jadi, sebenarnya aku akan tinggal di apartemen yang awalnya akan ditempati kamu dan Anna?” Zee tersenyum miring—oke, awalnya dia memang menyukai Anna, walaupun dia tidak terlalu mengenalnya, namun sekarang, Zee entah kenapa tidak begitu menyukai wanita tersebut ketika Regan terus saja menghubung-hubungkannya dengan Anna secara tidak langsung. “Technically, iya, Zee. Dengar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD