Chapter 25

1068 Words

Regan dan Zee turun dari mobilnya ketika mereka sudah sampai di tempat di mana mereka akan dipilihkan baju untuk acara pernikahan mereka nanti, yang sebenarnya Zee tidak ingin ikut karena dia merasa percuma saja memilih baju pernikahan jika pernikahan mereka sendiri hanyalah palsu. "Ayo," ajak Regan seraya mengulurkan tangannya pada Zee ketika pria itu menyadari Zee hanya berdiam diri di samping mobilnya dan menatap gedung di hadapan mereka. Zee menoleh pada Regan dan mengangguk kecil. Dia menerima uluran tangan Regan dan menggenggamnya, membuat Regan terkejut selama beberapa detik karena ia mengira Zee tidak akan mau menggenggam tangannya-tapi, sepertinya dilihat dari ekspresinya, Zee tidak sepenuhnya sadar kini dia menggenggam tangan Regan. "Hai, Regan, Zee." Mereka disapa oleh sepupu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD