LG 21

1338 Words

Tidur Albert tidak tenang, padahal matanya sudah sangat mengantuk. Namun, otaknya sibuk memikirkan istrinya yang menangis hingga terlelap, sehingga yang dia lakukan hanyalah memandangi wajah damai Cella yang tidur berbantalkan lengannya. Cella juga kelelahan seperti Double Ell. Itu terbukti karena kini Cella semakin merapatkan tubuhnya pada d**a suaminya untuk mencari kehangatan dan kenyamanan. Albert mengetatkan pelukannya pada tubuh meringkuk Cella, tapi dia tetap berhati-hati supaya perut Cella tidak tergencet olehnya dan oleh Cella sendiri. Albert mengusap lembut punggung Cella ketika Cella sesekali menggeliat, dan memperbaiki posisi. Selain itu, Albert juga beberapa kali membisikkan kata maaf dan cinta pada telinga Cella. Dia berharap Cella mendengarnya dalam dunia mimpinya. Cukup

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD