Bab. 23

1552 Words

Ruangan keluarga Alvarendra | Usai makan malam Tampak semua orang sudah kumpul di ruangan keluarga. Termasuk Mbok Ismi dan Mathias. Juga terlihat Retno yang sedang duduk berhadapan dengan Jessica. Setelah semua orang duduk dengan nyaman pada posisi masing-masing. Mathias mengeluarkan map yang berisi wasiat dari Eyang putri Duma. Wasiat itu ditulis sendiri oleh eyang putri Duma sebulan sebelum beliau meninggal dunia. Perlahan Mathias mulai membacakan isi mapnya. Assalamualaikum cucuku Rafael Alvarendra. Apa kabarmu Rafa? Eyang yakin sekali, saat wasiat ini sedang dibaca di hadapanmu. Kamu sudah pun tumbuh menjadi seorang pria tampan dan gagah, sama persis seperti papa dan kakekmu. Dengarkan ini baik-baik. Saya, Duma Logan. Selaku pemilik seluruh aset Logan’s Group, menyerahkan sembilan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD