Bukan hal yang mudah bagi Raihan menyaksikan Anggie memberi instruksi gerakan senam yang baik di depan ratusan pasang mata yang memandangnya dari bawah. Dia tahu bahwa tidak semua peserta memiliki niat m***m ketika Anggie melakukan gerakan dari atas panggung. Lagipula mereka hanya melakukan gerakan senam jantung sehat, bukan pole dance atau juga tari perut yang membuat sebagian besar kaum laki-laki terhibur. Apalagi Anggie juga mengenakan pakaian yang sopan, plus jaket olahraga sehingga kesempatan orang untuk memperhatikan lekuk tubuhnya sangat kecil. Lalu kenapa dia menjadi begini emosi, hanya karena beberapa orang lelaki berdecak kagum karena penampilannya? Apa karena dia sudah mengklaim gadis itu sebagai miliknya? Mereka bahkan belum menjadi apa-apa. Entah berapa lama pemuda itu sib

