22A Gigit ya

1162 Words

Sesuai permintaan bundanya, di hari sabtu pagi saat Anggie tidak bekerja dan Raihan bebas tugas, Anggie diajak mengunjungi calon mertua yang tidak sabar ingin bertemu calon menantu yang membuat anak sulungnya selalu pulang dengan senyum pasta gigi selebar lima jari saat pulang ke rumah. Bahkan sang bunda tidak sabar ingin menentukan tanggal perkawinan yang kemudian ditolak dengan halus oleh Raihan dengan alasan mereka belum terlalu mengenal lebih dekat. Padahal Raihan jelas sekali menutupi fakta bahwa Anggie belum siap sama sekali menghadapi keinginan calon mertuanya itu. Ya, Raihan menghormati Anggie dan keputusannya untuk menunggu dirasa tepat. Lagipula pemaksaan diawal bukanlah hal yang baik dalam memulai suatu hubungan. Disamping itu, Raihan malah senang, perlahan-lahan Anggie mulai m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD