24 B 12 Hari Tanpa Anggie

668 Words

Setelah negosiasi super ribet antara pasangan aneh yang sering ngeyel dan adu mulut itu, akhirnya Anggie menyerah bahwa ia akan diantarkan Raihan dengan syarat ia mengganti jadwal bolosnya. Di bandara, Maiza dan seorang wanita berumur sekitar empat puluh tahunan yang tampak enerjik sudah menunggu Anggie, bersama Edo yang seperti kata Anggie sebelumnya kepada Raihan bertugas menjemput kedua orang itu. "Pantes nggak mau dijemput. Udah ada layanan jasa anter sendiri." Sindir Edo sambil tertawa. Bibir Anggie langsung maju. Sementara Raihan yang berada dibelakangnya membawakan koper Anggie. Ia lalu menyalami tiga orang itu. "Mas, ibu Kasi namanya Ibu Fadillah. Nanti bu Dillah yang jadi manager pelatihannya untuk dinas tempat Anggie kerja." Raihan manggut-manggut. Kemudian dilihatnya Anggie

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD