Bab 1: Tergerak
Rudi seorang anak muda dari keluarga biasa yang berkecukupan, sehari-hari nya diisi oleh belajar dan membantu orang tuanya, baginya untuk anak seusianya bermain merupakan sesuatu yang membuang-buang waktu karena sejak kecil dia didik disiplin dan juga, karena suatu saat dia ingin menjadi seorang abdi negara yaitu TNI.
Suatu hari di sekolah guru-guru membagikan kuisioner untuk mengetahui jenjang apa yang akan diambil oleh para murid.
anak-anak silahkan ambil kuisioner yang ada didepan meja..
beberapa murid sudah ada yang mengambil mengisi dengan keinginan untuk kuliah, beberapa lagi ingin bekerja. Giliran rudi mengambil kuisioner tersebut.
Tono bertanya pada Rudi : Rudi apakah kamu ingin kuliah juga atau bekerja..
Rudi pun menjawab: tidak ton, aku ingin masuk TNI, kalau kau gimana ton?
Aku juga ingin masuk TNI Rud..
setelah selesai mereka mengisi kuisioner lalu dikumpulkan kepada para guru untuk didiskusikan dengan orang tua murid termasuk orang tua Rudi.
Permisi.. ucap ibu rudi.
iya silahkan masuk.. sahut dari pak guru.
lalu ibu rudi masuk dan mengobrol dengan pak guru mengenai jenjang apa yang akan diambil Rudi.
Apakah ibu tau bahwa Rudi cukup pintar di sekolah... tanya pak guru.
iya saya tau pak, oleh karena itu saya rencananya akan menguliahkan Rudi.. jawab ibu rudi.
Namun pak guru bilang bahwa di kuisioner Rudi tertulis bahwa dia ingin masuk TNI.
Apakah benar pak.. saya tidak tau.. jawab ibu rudi.
Mengapa anda tidak tau bukankah ini harusnya didiskusikan dahulu dengan putra ibu(Rudi)..
Betul sekali pak tapi setiap saya bilang bahwa Rudi harus kuliah dia hanya diam dan saya anggap sebagai jawaban.. iya.
jawab ibu Rudi.
setelah diskusi yang lumayan lama antara ibu Rudi dengan bapak guru akhirnya ibu Rudi pulang. Beberapa hari berlalu pembelajaran disekolah semakin padat mengingat akan dimulai nya try out untuk anak kelas 3 SMA, rudi pun belajar giat dan kadang ikut pelajaran tambahan, waktu untuk membantu orang tuanya pun berkurang, Akhirnya try out pun dimulai situasi di kelas pun tampak mencekam murid-murid berkonsentrasi pada lembar kertas didepan mereka, beberapa jam berlalu akhirnya bel pun berbunyi tanda bahwa try out pun sudah selesai.
aauuhhh.. lega sekali... ucap Tono
iya nih ucap Rudi..
gimana aman ton?
lumayan sih bro agak pusing..
loe kayaknya santai banget tadi..
lumayan ton nggak sia-sia ikut pelajaran tambahan.. loe sih bolos Mulu.
Di SMA rudi memiliki sahabat yang namanya Tono mereka berdua akrab karena mereka bertempat tinggal di lingkungan yang sama dan memiliki cita-cita yang sama juga. Disini Tono adalah anak yang lumayan tampan dan mudah bergaul serta disukai banyak orang, namun dalam pembelajaran dia selalu saja malas, disinilah kekurangan dan kelebihan mereka berdua seolah jadi pelengkap bagi kedua sahabat tersebut.
Bro loe kan pinter ajarin gue dong biar gue lulus UN... ucap Tono
Iya deh nanti gue ajarin biar kita bisa lulus bareng-bareng..
Akhirnya pelajaran tambahan mereka berdua dimulai dengan tujuan agar lulus UN dan bisa masuk ke jenjang berikutnya.
Bersambung...