Bab 40

2028 Words

Terminal Kampung Rambutan terlihat tak begitu ramai siang itu, mungkin karena pembatasan perjalanan yang diberlakukan pemerintah membuat beberapa orang enggan pergi ke luar kota dalam waktu-waktu dekat ini. Keylani melangkah turun dari bus sembari menjinjing tas putih besar di tangan kirinya, kepala kecil gadis itu menoleh kanan-kiri mencari posisi ruang tunggu terminal. Ia berencana memesan ojek online menuju flat yang telah dirinya sewa sejak di kampung. Di kali pertama Ia datang ke Jakarta seorang diri seperti saat ini, tentu saja gadis itu tak mau nekat menaiki kendaraan umum yang belum Ia paham benar semua rutenya. Sejak di kampung, sang paman yang sudah sering bolak-balik ke Ibukota karena pekerjaannya sebagai pengurus travel sudah memberikan banyak arahan dan petunjuk agar Ia tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD