Bab 41

1144 Words

Menjelang matahari terbenam, Keylani yang baru saja terbangun dari tidur ayamnya mulai menata kesadaran diri untuk berbenah. Meski barang bawaan gadis itu tidaklah banyak namun Ia tentu saja tak mau tempat tinggal barunya disamakan dengan sarang hewan yang tidak terawat. Gadis berambut panjang itu mulai menarik tas putih besar yang Ia jinjing sejak dari rumah, menyeretnya dengan malas menuju lemari plastik berukuran sedang di kamar tersebut. Dengan mata yang terkadang masih membuka dan menutup akibat kantuk, Keylani mulai menyusun seluruh pakaiannya dalam beberapa deret yang rapi disana. Ia tak sepenuhnya ingat bagaimana dirinya yang dulu begitu acuh menjadi seperfeksionis ini dalam hal kerapihan. Selesai dengan pakaian, Keylani kemudian mengeluarkan handuk baru untuk Ia gantungkan di h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD