“Makhluk ini rapuh, aku selalu ingin menjaganya, melindunginya, dan membuatnya selalu aman. Tapi dia tidak tahu, betapa rapuh dirinya, merasa dirinya selalu kuat dan selalu bisa. Dasar keras kepala!” –Mahaksha Hastungkara ** “Sebenarnya, apa yang terjadi. Kurasa aku tidak melihat luka itu di dahimu saat mengobatinya di rumah sakit.” Sepertinya, Iselin sudah menanyakan lebih dari lima kali sejak mereka masih di apartemen sampai akhirnya mereka tiba di sebuah Skywalk. Ia cukup cemas melihat Mahaksha yang terluka. Pria itu seringkali terluka saat dirinya remaja. Sepertinya, Iselin hampir selalu melihat luka memar di wajah tampan itu sejak sekolah. Kalau kata Rune, setiap hari ada saja yang dipukul dan memukul Mahaksha di sekolah. Rune juga hampir sering terlibat, tapi Mahaksha selalu men

