SIXTEEN

1572 Words

"Wendy," panggil seorang gadis cantik dari balik punggung si empu nama.   Wendy berhenti menoleh tanpa menghentikan gerakan tangannya yang sedang menyisir surai indahnya.   "Mm?" sahut Wendy. Ia melemparkan senyumnya pada Cassie, gadis yang telah menjadi tetangganya selama hampir satu bulan.   "Kau selalu saja lupa untuk mengunci pintu depan. Apa kau tahu bagaimana khawatirnya aku?" omel Cassie.   Wendy tertawa kecil. Benar, memang sudah menjadi kebiasaan buruknya sejak dulu bahwa Wendy selalu lupa untuk menutup pintu rumah. Bahkan saat tidur di malam hari sekalipun. Berhubung Cassie sering bermain ke unit Wendy dalam dua minggu terakhir ini, gadis yang sedang mengampu pendidikan di salah satu universitas negeri itu mulai mengenal kebiasaan tetangga barunya tersebut.   "Hahaha, m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD