TWENTY SEVEN

1381 Words

Sebuah tamparan mendarat pada pipi lembut Wendy Lawson ketika gadis itu mulai membuka matanya lagi. Keras hingga tubuhnya bergerak searah dengan ke mana tamparan itu menuju. Tubuhnya terikat di sebuah kursi kayu dengan tali tambang yang membuat kulitnya terasa gatal dan perih. Ikatan tali itu sangat kuat hingga pergelangan tangan dan kakinya memerah dan perih.   Wendy merasakan seberkas darah dari dalam mulutnya. Hasil dari kekerasan yang diberikan oleh pria asing yang tak dikenalnya itu. Ia hanya dapat menangis dalam diam. Tanpa suara. Matanya menelisik tajam pada pria itu. Entah berapa banyak tamparan dan jambakkan yang ia terima sejak mereka tiba di tempat ini, ia tak dapat menghitungnya. Wendy terlalu lelah sekarang. Bibir dan tubuhnya terus gemetar. Matanya memerah. Napasnya pun tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD