Indonesia-aiport Andine menatap jendela mobil pribadi milik Rendi yang sudah membawanya menuju ke rumah, Rendi dan Andine duduk di belakang, sedangkan mobilnya di bawa oleh supir pribadi Rendi. Andine menatap rerintik hujan yang mulai membasahi tanah air, bersamaan dengan air matanya yang terus saja berjatuhan bahkan tanpa ia pinta sekalipun. Andine teringat saat bersama Ardhan di SMA, kenangan manis yang selalu saja terputar di dalam benaknya. Ia merasakan perubahan Ardhan, saat ia hendak akad nikah, bukan saat honeymoon. Ardhan yang selalu pulang malam, kerja lembur, kadang juga tidak pulang, bahkan humor dan gombalan recehnya hampir saja tidak pernah terlontar lagi. Tangan Andine segera menyeka air matanya,"Ren, kerumah Ardhan dulu yah," pinta Andine. Rendi melirik gadis itu seje

