I miss you, Ardhan

865 Words

Rendi memberhentikan mobilnya tepat di depan rumah Davin, dengan langkah cepat dan terburu-buru Andine langsung pergi menuju pintu utama. "Davinn!! Davin!!" Andine mengetuk pintu Davin berkali-kali. Namun, tidak ada jawaban sama sekali, Rendi memilih untuk ikut bersama Andine menunggu sang tuan rumah akan membuka pintu. "Din kayaknya gak ada orang deh," Rendi berujar, Andine menolak mentah-mentah ia tetap ingin menemui Davin, ia sangat percaya Davin pasti tau semuanya. "Gak, Davin pasti ada di rumah! mobil dia aja ada di garasi," Andine melirik garasi Davin yang di sahut oleh hembusan napas kasar dari Rendi, perjuangan Andine sangatlah kuat ia tidak ingin pergi atas hilangnya Ardhan tanpa kabar dan tanpa sebab. Rendi menyerah, ia memilih untuk duduk di pinggir teras rumah Davin, berha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD