Pagi ini, Ardhan membuka matanya ketika matanya melihat gadis yang sudah tidur nyenyak di sebelahnya membuat Ardhan tersenyum penuh bahagia, laki-laki langsung turun dari tempat tidur, sebab ia mendengarkan seseorang membunyikan bel apartemennya. Dengan langkah terpaksa Ardhan pergi untuk membukakan pintu, tapi setelah ia mencium dahi Andine dan mengucapkan selamat pagi pada gadis tersebut. Dengan wajah yang sedikit lusuh akibat tidak tidur nyenyak karena khawatir dengan Andine tadi pagi Ardhan tetap tampan. "Hallo," gadis itu tersenyum kaku, Rena langsung memeluk tubuh Ardhan saat itu juga, Ardhan hanya diam saja karena tidak tau bagaimana cara menanggapi kehadiran Rena. "Kamu yang nyuruh aku ke sini kan? Kamu bilang mau nyelesein masalah kamu?" Tagih Rena pada Ardhan. Ardhan memgang

