SARAPAN PERTAMA

908 Words

"Din?" Andine menggeliat kecil, matanya masih ngantuk dan berat, tapi Ardhan malah mengacaukan mimpi Indahnya. "Andine ini udah masuk waktu subhu," peringat Ardhan, Ardhan menarik tangan Andine untuk bangun. Akhirnya mau tidak mau Andine-pun bangun juga. Dengan sedikit rasa malas, ia menatap Ardhan kesal,"Ardhan aku itu sangat ngantuk," cerocos Andine kesal, wajahnya tertekuk. Ardhan malah tersenyum lebar, ia langsung mencium dahi Andine. Hingga, Andine hanya diam dan tak bisa berkata apapun. Setelahnya, kedua tangan Ardhan merapikan rambut gadis itu lembut dan pelan,"Kita sholat subhu bareng yuk, aku yang imamin," ajak Ardhan. Andine tertegun,"Tumben, biasanya juga aku yang ajak," komentar Andine merasa ada yang aneh terhadap suaminya tersebut, tapi ia selalu menepis perasaan tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD