“Pria b******k,” umpat Amm yang tiba-tiba terbangun tiba-tiba. Amm berpikir jika dirinya masih bersama dengan Java. Ia terkejut melihat kehadiran Naura yang berada di hadapannya itu, kemudian berganti cengegesan. Membuatnya akan berteriak tetapi mulutnya dibekap oleh wanita di hadapannya. "Emmm ... emmmm ..." rintih Amm meminta agar Naura melepaskan bekapan mulutnya. “Amm?” tanya Naura sambil menatap wanita di hadapannya itu. Amm menganggukan kepala membenar jika di adalah Amm. Matanya berkedip beberapa kali, saat menyadari jika Naura tengah berada di hadapannya saat ini. Menatap tajam, kesal seakan tengah menuntut sesuatu padanya, serta tangan yang tengah menyilang di depan d**a. “Kenapa aku ada—“ Amm menghentikan perkataannya saat melihat raut wajah sahabatnya yang terlihat aneh. “

